Samsung Galaxy S25 Raih Penghargaan Design for Recycling

Pushing circular economy and reducing environmental impact

 

Smartphone Samsung Galaxy S25 telah meraih penghargaan Design for Recycling, penghargaan tertinggi atas kepimpinan dalam sustainable product design yang diberikan oleh Recycled Materials Association (ReMA). Pemberian penghargaan ini dilakukan pada tanggal 14 Mei di ReMA Convention di San Diego, California. 

Dalam perancangan produk-produknya, Samsung telah memperluas penggunaan material daur ulang dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Galaxy S25 merupakan perangkat seri Galaxy pertama yang menggunakan kobalt daur ulang yang diperoleh melalui sistem Circular Battery Supply Chain. Dengan sistem ini, kobalt yang telah terbuang selama proses manufaktur dapat digunakan kembali, mengurangi ketergantungan terhadap kobalt hasil pertambangan baru. 

Galaxy S25 menggunakan delapan jenis material daur ulang dalam komponennya, termasuk aluminium, neodymium, dan baja. Produk ini juga menandakan pertama kalinya material daur ulang digunakan pada rangka armor aluminium. Tak hanya itu, kotak packaging Galaxy S25 juga terbuat dari 100% kertas daur ulang dan tanpa menggunakan plastik sekali pakai. Kemudian, melalui program Self-Repair dari Samsung, konsumen juga dapat memperbaiki produk untuk memperpanjang masa pakainya dan mengurangi limbah elektronik. 

“Samsung telah menunjukkan kepemimpinan sejati dengan menerapkan prinsip desain untuk daur ulang dalam setiap tahap pengembangan Galaxy S25,” ungkap Robin Wiener, President of the Recycled Materials Association (ReMA). “Penggunaan berbagai material daur ulang ini menunjukkan komitmen yang nyata untuk merancang produk sehari-hari dengan inovasi dan tanggung jawab lingkungan.”