A sartorial spell.
Ekspresi akan cinta dan kebebasan merupakan hal yang hakiki bagi manusia. Desainer Harry Halim mewujudkan ide tersebut lewat koleksi terbaru bertajuk “Pagan Poetry”. Legenda para penyihir menjadi inspirasinya yang dipadu dalam romance sekaligus unsur gothic. Sebanyak 24 looks dalam nuansa extravaganza dipresentasikan secara tematik dengan menyulap Fairgrounds SCBD menjadi witch-hub yang edgy.
Look pembuka hadir lewat tailored jacket hitam menjuntai dengan aksen ruffle. Ia dipadankan bersama platform boots ikonis Harry, Kitana, dengan aksen studs. Gender-blurred masih tetap menjadi tema sang desainer ketika menelurkan koleksi ini. Maka items seperti furry jacket warna merah-hitam maupun ungu, backless fur coat, hingga leather mini skirt worn by male models menjadi sebuah kelumrahan baru dalam imajinasi Harry Halim. Ia pun tak ragu untuk merilis kreasi thong yang erotis.
Tube mini dress dalam material velvet dipadu bersama leather platform boots aksen tali setinggi paha. Ada pula eksplorasi korset dengan ragam gaya. Warna hitam dengan aksen elongated structure, warna fuschia bermodel jumpsuit, hingga turquoise dengan aksen big ruffle. Namun demikian, palet warna pastel yang lembut seperti baby blue dan salmon pink tak luput dari eksplorasinya.
Harry juga berpartisipasi dalam tren “hijau” dengan merilis furry coat and boots berwarna bright green yang penuh statement. Tampak pada momen presentasi koleksinya, aktris sekaligus muse sang desainer Asmara Abigail, pasangan Tara Basro dan Daniel Adnan, Titi Kamal hingga Selly Wilson hadir meramaikan suasana yang respektif mengenakan koleksi sang desainer.