Paris Fashion Week Fall 2022: Balmain, Courrèges

Space-Age influences aplenty. 

 

A futuristic Balmain army was making its way on the runway at Paris Fashion Week, delivering a message of being “united in solidarity.” Olivier Rousteing mengambil inspirasi dari pengalaman pribadinya dimana ia harus menggunakan bandages dan protective gear setelah sebuah kebakaran di kediaman pribadinya di tahun 2020 lalu.

But in this presentation, pain turns into power. Kreasi-kreasi dengan nuansa sci-fi berfungsi menjadi armour melawan kebencian. Jukstaposisi elemen lembut dengan tegas dipermainkan dengan indah: feathery top berbalut gold armour, atau padded shoulders yang dikombinasikan dengan renda. Untuk sepatunya, platform tinggi, gladiator heels, dan knee-high boots yang terlihat seperti sebuah kostum dari film Barbarella atau The Fifth Element. 

(Two on the left: Balmain, Two on the right: Courrèges)

Finale dari presentasi Balmain musim ini menampilkan evening dresses dengan signature design yang pertama diperkenalkan oleh Pierre Balmain di koleksi pertama fashion house-nya di tahun 1945, sebuah bukti akan bagaimana kode-kode klasik haute couture tetap indah dan relevan dalam dunia fashion hari ini. 

Inspirasi futuristik yang sama juga hadir di runway Courrèges musim ini. Menurut Artistic Director Nicolas Di Felice, presentasi ini menggabungkan karakter Space-Age khas sang rumah mode dengan club culture. All in all, the looks seem to be what one would wear on a Saturday night party outside Planet Earth.

Coat dengan aksen perak dipasangkan dengan knee-high leather boots, atau mini dress dengan aksen vinyl dengan rona oranye dan merah bagaikan matahari terbenam. Untuk cutting-nya, Di Felice mereferensi bentuk-bentuk dasar seperti segitiga, lingkaran, dan ketupat, menghasilkan atasan dengan diamond-shaped hole pada bawah leher serta bralette dengan bentuk geometris yang sensual.