Showcasing Conceptual forms.
Sejak 6 September hingga 8 Oktober, ROH Gallery menampilkan pameran tunggal pertama Maria Taniguchi. Di pameran bertajuk “Soft Doubles” tersebut, Anda dapat mengamati karya-karya sang seniman Filipina dalam media lukisan, patung, gambar, dan video.
Objek-objek pameran ini membangun percakapan dengan ruang galerinya, membuka pemaknaan dan relasi antara satu karya dengan yang lain. Para pengunjung dapat mendalami sebuah karya seni sebagai suatu kesatuan dengan ruang di sekelilingnya.
Karya-karya Taniguchi memang tergolong sederhana dari segi desain. Akan tetapi sang seniman sendiri mengingatkan bahwa ada bahaya untuk menggolongkannya pada satu genre seni tertentu. “Menurut saya, mudah untuk terjebak dengan istilah minimalisme dalam karya saya,” ujar sang seniman.
Melalui kreasi-kreasinya, Taniguchi mengeksplorasi ruang dan waktu dalam konteks sosial dan sejarah melalui. Contohnya adalah lukisan batu bata dalam seri “Untitled”. Sel-sel persegi panjang yang tampak tak terhingga menyusun lukisannya, menghasilkan pola yang halus namun kompleks. Lukisan ini kemudian berekspansi bahkan hingga ke ukuran bermeter-meter. Taniguchi melihat seri lukisan ini sebagai fondasi dari praktik keseniannya. Kreasi seni lain, seperti patung atau instalasi, merupakan refleksi atau refraksi darinya.