A Celebration of One Decade of Harry Halim

Masari creates an exclusive event to celebrate the 10 years of Harry Halim Paris.

 

Satu dasawarsa lalu, tepatnya pada tahun 2009, Harry Halim yang telah sukses meraih penghargaan-penghargaan di kancah mode Asia memutuskan untuk meluncurkan label yang menyandang namanya sendiri di Paris. Setahun kemudian, brand Harry Halim Paris pun berhasil dicantumkan pada kalendar resmi Paris Fashion Week. Ia menjadi desainer Indonesia pertama di ajang bergengsi tersebut.

Bertepatan dengan 10 tahun kiprah Harry Halim Paris, Masari menghadirkan karya-karyanya di Senayan City. Untuk merayakan keberhasilan sang desainer, Masari mengundang tamu-tamu VIP pada 17 Juli lalu untuk melihat langsung rancangan-rancangannya. Bertajuk ‘Harry Halim Fatalié’, acara ini menampilkan desain-desain perancang asal Kalimantan tersebut yang telah dipakai oleh para selebriti Hollywood, mulai dari Bebe Rexha hingga Cardi B.

Di sela-sela acara, The Editors Club berkesempatan berbincang singkat dengan Harry Halim mengenai pribadinya. Simak petikannya berikut ini.

Apa momen paling berkesan dalam hidup Anda? Ketika Cardi B memakai desain saya.

Satu keinginan untuk dikabulkan? Saya ingin menjadi superhero.

Apa hal paling berharga di lemari pakaian Anda? Sepatu saya.

Berapa lama Anda memutuskan apa yang akan Anda dipakai? Terkadang 30 menit, terkadang 1 jam. Tergantung.

Bagaimana Anda mendefinisikan sustainable fashion dan seberapa pentingkah hal itu bagi Anda? Saya pribadi belum secara khusus mengarah ke sana. Tapi saya pikir sustainable fashion itu memang baik dan beberapa merek mulai melakukannya. Mungkin perlahan-lahan merek lain akan mulai melakukan hal yang sama. Ini adalah contoh yang bagus. Saya mungkin akan memulainya juga.

Selain pertanyaan singkat tersebut, kami pun melakukan game seru dengan sang desainer yang disebut “rapid question”. Dihadapkan 10 pertanyaan, Harry Halim harus memilih di anatara dua pilihan. 

Kehilangan pekerjaan atau bekerja 7 hari seminggu? Bekerja 7 hari seminggu.

Cat person atau dog person? Cat person.

Sepatu kets atau sepatu pantofel? Sepatu kets.

Beanies atau bucket hat? Saat ini saya memakai keduanya. Hmm, beanies!

Polos atau pola? Polos.

Disko atau techno? Techno.

Paris atau London? Paris.

Hang out dengan Donald Trump atau Kim Jong Un? Kim Jong Un.

High street atau haute couture? Haute couture.

Memenangkan lotere satu juta dolar atau memberikan satu juta dolar untuk amal? Memenangkan lotere satu juta dolar (yang diikuti oleh tawanya).

And, that’s a wrap!