Maria Grazia Chiuri’s Intellectual Reflection in Dior Pre-Fall 2020

From sustainability to identity.

 

Dari enam koleksi yang dikreasikan Maria Grazia Chiuri setiap tahunnya, koleksi Pre-Fall adalah satu-satunya yang tidak memiliki sebuah show, tanpa destinasi maupun tata panggung memukau. Dipresentasikan dengan gaya studio, deretan looks pada koleksi Pre-Fall 2020 tampil bagaikan sebuah studi, bukan pertunjukan yang disaksikan di media sosial. Tanpa imbuhan fantasi, rancangan-rancangan tersebut sangat wearable

Chiuri sepertinya menikmati pernyataan minimalis ini karena melalui skema inilah visi optimisnya dapat bersinar, mulai dari korset yang nyaman hingga anorak yang dikonstruksi secara elegan. Sebuah twinset kotak-kotak dipasangkan dengan rok mini dan boots berkuda, coatdress panjang yang dipasangkan dengan celana, serta pakaian-pakaian tie-dye yang berkesan artsy mendefinisikan ulang karakter ladylike dari Monsieur Dior.

Chiuri yang lebih dahulu menekuni desain industrial sebelum beralih ke fashion terus memasukkan substansi intelektual ke dalam savoir faire koleksi-koleksinya, termasuk juga koleksi ini. Pada koleksi musim peralihan ini, ia memasukkan refleksi dan observasinya dari berbagai bacaan dan riset. Hal tersebut termanifestasi dalam 10 deklarasi pada busana-busananya yang juga disertai dengan fotografi dari Brigitte Niedermair. Mulai dari kalimat “Fashion is political. Fashion is desire” hingga “Choosing a dress is taking a stand”, koleksi ini menyuarakan pandangan perihal sustainability, proses kreatif, produksi, inklusivitas, identitas, dan bagaimana masa lalu dapat membentuk masa depan.