“Malam di MACAN” Sukses Digelar Kembali

A groovy night at the museum.

 

Setelah empat tahun hiatus akibat dampak pandemi Covid-19, program Malam di MACAN kembali dihadirkan. Terselenggara pada Jumat, 13 September 2024, acara tahunan ini dibuat dengan tujuan mendukung komunitas musisi dan perupa lokal. Pada tahun ini, temanya adalah Gerak Groove.

Suguhan utama kegiatan ini adalah penampilan dari beberapa musisi. Salah satunya adalah Ali, grup musik Indonesia pertama yang tampil di Fuji Rock Festival. Diskoria mengusung format baru yang menampilkan interpretasi musik elektronik secara live dari lagu-lagu klasik Indonesia. Penampil lain yang turut memeriahkan acara adalah Harum Manis, Bergas (Pleasure, SCRBS!), dan Hanin.

Selain menikmati pertunjukan musik, pengunjung juga mengikuti kegiatan-kegiatan menarik di dalam area museum. Salah satunya adalah tur pameran Patricia Piccinini: CARE. Tur pameran ini dipandu oleh staf museum yang memberi penjelasan mengenai berbagai karya yang dipamerkan. Di sela-sela acara, pengunjung menikmati berbagai pilihan makanan dan minuman yang dijajakan oleh Luceria, Oma Otje, Iron Fist, dan Moi Bake.

Sejak tahun 2018, Museum MACAN mendedikasikan Malam di MACAN untuk meningkatkan keterlibatan budaya di kalangan anak muda. “Through Malam di MACAN: Gerak Groove, the museum continues to expand its reach and impact, making art accessible and relevant to all,” ucap Venus Lau, Direktur Museum MACAN.