Luxury through technology.
LVMH Group telah mengumumkan perpanjangan kemitraan lima tahun ke depan dengan Alibaba Group, perusahaan e-commerce dan teknologi terkemuka di Cina. Keduanya berkomitmen meningkatkan pengalaman luxury shopping di China, memimpin inovasi dalam ritel, dan memberikan pengalaman mewah dengan teknologi cloud dan AI (artificial intelligence) melalui platform Tmall. Kerjasama ini juga memperkuat kehadiran LVMH dalam bidang omnichannel, data, dan teknologi di negara tersebut.
The strategic partnership between the two retail giants first started in 2019. Sejak itu, LVMH telah mengimplementasikan alat manajemen data Alibaba Cloud, Dataphin untuk “LV ATOM” China, platform yang diciptakan oleh LVMH khusus untuk pelanggan di sana. Selain itu, LVMH juga menggunakan platform pembelajaran mesin Alibaba Cloud, PAI, untuk mengembangkan layanan khusus yang memenuhi selera dan kebutuhan konsumen China di semua mereknya.
Pengumuman perpanjangan kemitraan global ini diumumkan setelah integrasi Tmall dalam perjalanan luxury retail Tiffany dan Chaumet. Hingga saat ini, LVMH telah memperkenalkan 30 maison-nya dengan Tmall Luxury Pavillion untuk menggunakan kemampuan digital Alibaba dalam mengembangkan customer experience seperti tampilan produk 3D, percobaan virtual, dan siaran langsung. Kolaborasi kedua perusahaan juga telah diperluas ke berbagai inisiatif omni-retail seperti rekreasi digital tempat mewah, peluncuran produk, program keanggotaan, dan konsultasi personalisasi.
Dalam strategi inovasinya, LVMH sudah mulai mengintegrasikan kemampuan AI generatif dari Alibaba Cloud. Beberapa dari teknologi-teknologi tersebut adalah Qwen, large language model milik Alibaba, dan Model Studio (Bailian), platform pembangunan model AI yang komprehensif. Melalui integrasi ini, LVMH dapat mengembangkan aplikasi dan layanan baru yang menegaskan komitmen mereka untuk berada di garis depan inovasi, memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan penawaran mewahnya bagi konsumen global, dan mendorong pertumbuhan dengan inovasi dalam bisnis ritel globalnya.
Di daratan China dan Asia Tenggara, LVMH memilki lebih dari 30 maison dan divisi (termasuk Sephora APAC dan DFS). Rencana perpanjangan kerjasama ini mencerminkan komitmen bersama LVMH dan Alibaba untuk menjelajahi pasar baru, produk, dan inovasi teknologi. Dengan akses ke teknologi dan produk terkemuka Alibaba, LVMH dapat mengoptimalkan operasi bisnisnya, meningkatkan wawasan pelanggan, dan menyederhanakan proses supply chain management-nya untuk pasar China.