LVMH Merespon Krisis COVID-19 dengan Memproduksi Gel Desinfektan

Luxury brands are contributing to fight the spread of Covid-19.

 

Pada Sabtu lalu (13/3), World Health Organisation (WHO) mengeluarkan laporan mengenai situasi yang sedang terjadi di Prancis. Negara tersebut memegang 3.600 kasus Covid-19 dan telah mengalami 79 kasus kematian. Pemerintah Prancis pun telah mengambil langkah-langkah serius guna menghentikan penyebaran virus yang dinyatakan sebagai pandemi global oleh WHO tersebut.

Mendukung gerakan pemerintah Prancis, perusahaan luxury LVMH akan mulai memproduksi hydroalcoholic gel melalui pabrik parfum dan makeup mereka, yang juga mengeluarkan produk untuk brand seperti Guerlain, Christian Dior, dan Givenchy. Seperti diumumkan oleh LVMH pada Minggu (15/3) waktu setempat, gel desinfektan akan diproduksi dalam jumlah besar dan hasilnya akan didonasikan kepada otoritas kesehatan Prancis sebagai bantuan untuk mencegah kekurangan hand-sanitizer

Keterlibatan perusahaan swasta terhadap pasokan pemerintah merupakan hal yang jarang terjadi di luar masa perang. Hal ini dilakukan oleh LVMH setelah Prancis secara resmi menerapkan langkah-langkah ekstrem untuk menghentikan penyebaran Covid-19, mengikuti Italia yang telah menutup semua toko dan layanan publik yang kurang penting. Menurut catatan WHO, kasus infeksi Covid-19 di Italia sendiri telah mencapai 17.600.

Krisis Covid-19 yang kerap meningkat ini tentu menaruh tekanan besar pada sistem kesehatan dan persediaan barang-barang kebutuhan dasar seperti pembersih tangan dan gel desinfektan. Namun banyak perusahaan mode yang tidak mampu berkontribusi seperti LVMH akibat tidak memiliki kendali atas rantai pasokan mereka. Di sisi lain, brand seperti Armani telah mengeluarkan donasi berupa uang untuk membantu mengurangi penyebaran virus ini.