Langkah Estée Lauder Tangani Dampak Pandemi COVID-19

Top level pay cut.

 

Estée Lauder Companies mengambil beberapa kebijakan untuk mengurangi biaya selama pandemi coronavirus. Salah satunya adalah memotong gaji sebesar 30% untuk tim executive leadership, 20% untuk level senior vice president, dan 10% untuk direktur dan vice president. Selain itu juga akan diberlakukan pemotongan sebesar 50% untuk gaji Executive Chairman William Lauder serta President dan CEO Fabrizio Freda, dan hampir mencapai 100% untuk Leonard Lauder dan Clinique Chairman Ronald Lauder.

Beberapa langkah pemotongan biaya lainnya termasuk yang berkaitan dengan iklan dan marketing, pembatasan business travel, pemberlakuan hiring freeze hingga Januari 2021, penundaan kenaikan gaji hingga tahun fiskal 2021, dan penghentian rencana pembelian kembali saham. ELC juga akan mengalokasikan ulang capital untuk area-area dengan business recovery, seperti online dan Cina. 

As COVID-19 has expanded globally in recent weeks, we remain first and foremost focused on the health and well-being of our employees. As a company, we are continuing to find meaningful ways to lend our support as the world fights this health crisis. We are also taking actions to optimize our cost structure, in light of ongoing temporary store closures in many regions, and to enhance our liquidity during this unprecedented time,” ucap Fabrizio Freda, President dan CEO Estée Lauder Companies.