Kompleksitas Nuansa Edgy Louis Vuitton Coussin Bag

Carefree but bold.

 

Nicolas Ghesquiere memiliki interpretasi tersendiri akan makna gender fluidity. Perwujudan makna tersebut ia tuangkan di kreasi leathergoods terbarunya Coussin bag. Sesuai namanya yang berarti cushion dalam bahasa Inggris, tas ini tampil dalam desain yang praktis dan nyaman. Ia juga tampil dalam varian warna bold dan aksen bernuansa metal nan edgy.

Multiple quilted compartments pada Coussin membuatnya menjadi pilihan tepat sebagai statement piece yang fungsional. Louis Vuitton pun mengkreasikan tas ini dari material lambskin super lembut, yang dihiasi oleh aksen Monogram embossed tanpa warna. Strap tas tampil edgy dalam rupa rantai metal. Pun dengan varian pilihan warnanya dimulai dari silver, hitam, khaki, merah, hijau hingga cream untuk merayakan modern attitude nan kompleks.

Tas Coussin dirilis sebagai bagian dari koleksi Louis Vuitton womenswear Spring/Summer 2021. Tak hanya praktis, tas ini bisa disebut mewakili spirit gender fluidity. Visual artist sekaligus model, Kris Degiloramo, tampil edgy di campaign dari tas rancangan Nicolas Ghesquiere ini. Versatility juga turut menjadi spirit dari tas Coussin. Strap rantainya didesain removable untuk bisa dikenakan di pundak, maupun digenggam selayaknya clutch.

Versatility juga turut menjadi spirit dari tas Coussin. Strap rantainya didesain removable untuk bisa dikenakan di pundak, maupun digenggam selayaknya clutch. Coussin bag dari Louis Vuitton.