Remember the future.
Louis Vuitton Fall/Winter 2025 Men’s Collection mempertemukan dua sahabat, Pharrell Williams dan Nigo, untuk berkreasi bersama. Sebagai dua ikon di dunia streetwear, keduanya menyatukan pengalaman dan keahlian mereka untuk koleksi dengan inspirasi Y2K dan karakter dandy elegance khas LV. Pemilihan Cour Carrée du Louvre sebagai venue koleksi berjudul “Remember the Future” ini seolah memperlihatkan kreasi-kreasi Pharrell dan Nigo sebagai “future archives” yang akan selalu relevan bahkan di masa depan.
Streetwear meets dandyism. Dalam koleksi ini, Nigo membawa archives panjangnya dalam 20th century workwear serta detail-detail yang mereferensi negara asalnya Jepang. Diinterpretasikan dalam stylistic expression khas Pharrell, di sini Anda dapat menemukan kreasi-kreasi yang menggabungkan berbagai subkultur and era.
Selebrasi pertemanan Nigo dan Pharrell diabadikan sebagai koleksi tas “Damier Phriendship” dengan siluet profil mereka. Elemen-elemen Jepang diintegrasikan dengan kode-kode sang rumah mode, seperti shippo weaving dalam Dandy Monogram, sashiko stitch pada denim dan crystal embroidery, serta kasuri weaving pada tailoring jacquard dan silk wool outerwear. Sementara itu, motif Dandy Damier memetik inspirasi dari pola tekstil dalam upacara teh, lalu Cherry Blossom Damoflage dan Cherry Blossom Paris/Fuji motif merujuk keindahan bunga sakura.
Dalam masa jabatannya di LV, Pharrell menggabungkan dunia fashion, seni, dan musik dalam setiap presentasi yang ia hadirkan. Pada kurasi soundtracks musim ini, Pharrell memilih “One-Winged Angel (Final Fantasy VII)” karya Nobuo Uematsu sebagai lagu pembuka yang kemudian dilanjutkan dengan original songs yang ia produksi sendiri dan dibawakan oleh Seventeen, The Weeknd, Playboi Carti, Don Toliver, dan BTS J-Hope.