Jean Paul Gaultier Ends His Runway Show after 50 Years of Career

New steps at the golden age. 

 

Peragaan koleksi Haute Couture Spring/Summer 2020 dari Jean Paul Gaultier pada 22 Januari lalu yang menandai rentang 50 tahun ia berkarya di dunia mode sekaligus menjadi show terakhir dari desainer Prancis tersebut. Berlangsung secara teatrikal di Théâtre du Châtelet, show terakhir Gaultier dihadiri oleh lebih dari 2.500 tamu undangan. Termasuk diantaranya rekan sesama desainer seperti Nicolas Ghesquiere yang pernah menjadi asistennya, Dries Van Noten, Isabel Marant, Clare Waight Keller, Christian Louboutin, Christian Lacroix hingga mantan ibu negara Prancis, Carla Bruni-Sarkozy

Momen emosional show terakhir Gaultier menampilkan retrospeksi karyanya selama ini. Memulai karier sejak tahun 1976, Gaultier pernah bekerja untuk desainer Pierre Cardin dan Jean Patou, terjun ke dunia produk kecantikan di tahun 1991, bergabung di kalender Haute Couture pada tahun 1997, merilis divisi aksesori di tahun 2000, hingga kemudian mengepalai direksi kreatif rumah mode Hermes di tahun 2003 hingga 2010. Rangkaian karya ikonisnya dimulai dari mendandani laki – laki dengan mengenakan rok di koleksi 1984 hingga merancang Cone Bra yang dikenakan oleh Madonna di Blond Ambition Tour tahun 1990 silam yang kental akan nuansa naughty namun humoris. 

Show koleksi haute couture terbaru Gaultier dimulai dengan langkah para muse sang desainer di masa lampau seperti Erin O’Connor, Farida Khelfa, Estelle Lefebure dan Yasmin Le Bon yang berpose jenaka dalam nuansa camp funeral terinspirasi oleh film “Qui Est Vous” karya William Klein pada tahun 1966. Turut serta teman selebriti sang desainer yang tampil teatrikal seperti Amanda Lear yang mengenakan T-shirt payet dan digendong di pundak sepasang topless usher, Beatrice Dalle dengan aksi mengisap rokok dan melempar puntungnya ke penonton juga Dita Von Teese dalam balutan belted corset warna pastel pink. 

Dalam menciptakan koleksi ini, sang desainer mengaku melakukan proses daur ulang yang relevan dengan isu di industri fashion saat ini yakni, less produce. “I have used my archives as material. Goodbye, the brand-new; hello, the brand old. What I did at the beginning with no resources, I do today with my inheritance to give life to new creations,” ucap Gaultier. Meskipun peragaan haute couture ini merupakan show terakhir Gaultier, ia mengatakan bahwa dirinya tetap akan berkecimpung dalam dunia desain fashion dengan format berbeda.