Induk Usaha Michael Kors Targetkan Zero Emission di 2025

Environmentally and socially responsible!

 

Mewujudkan komitmen pada isu lingkungan dan kemanusiaan, Capri Holdings selaku perusahaan induk yang membawahi global brands seperti Michael Kors, Jimmy Choo, dan Versace merilis strategi corporate social responsibility berskala grup-usaha pertamanya bertepatan dengan perayaan hari Bumi ke-50 pada 22 April lalu. Termasuk di dalamnya adalah isu material sourcing, emisi greenhouse gas, penggunaan air, reduksi limbah, diversitas-inklusivitas, serta aksi filantropi.

Tiga area dibagi oleh Capri Holdings sebagai strategi perusahaan di ranah social responsibility. Dalam poin ‘Our World’, Capri Holdings akan mengurangi dampak lingkungan akibat aktivitas supply chain dan operasionalnya. Kemudian dalam poin ‘Our Community’, grup usaha ini akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan suportif dengan koridor nilai diversitas serta inklusivitas. Di poin ‘Our Philanthropy’, Capri Holdings akan berderma dengan memanfaatkan talenta, energi, dan kesuksesan bagi mereka yang membutuhkan.

Strategi dan tujuan dari program-program CSR Capri Holdings merupakan dukungan bagi 17 Sustainable Development Goals yang ditetapkan oleh PBB. Capri Holdings  menargetkan menjadi 100% carbon neutral dan memanfaatkan sumber energi renewable pada tahun 2025. Berdasarkan komitmen mewujudkan net zero carbon emissions tersebut, Capri Holdings menentukan target reduksi emisi pada area supply chain dan operasional seturut dengan inisiatif Science Based Target pada tahun 2021. “We are proud of the actions our company is taking to drive positive environmental and social change within our organization and our world,” tutur John D Idol, Chairman dan CEO dari Capri Holdings.

Di bidang sosial, Capri Holdings memberi highlight pada komitmen melanjutkan Watch Hunger Stop Program di bawah brand Michael Kors yang telah menyediakan makanan bagi 19 juta anak-anak membutuhkan, komitmen pada program-program yang berfokus pada human rights dan fair wages sesuai dengan UN Framework for Corporate Action on Workplace Women’s Health and Empowerment, penandatanganan United Nations Global Compact, CEO Action for Diversity & Inclusion, dan komitmen-komitmen kemanusiaan lainnya.