Imajinasi Impresionisme ala Chanel Haute Couture Fall/Winter 2021

Like an impressionist painting.

 

Bermula dari melihat sebuah foto Gabrielle Chanel dengan gaun hitam putih dengan gaya 1880’an, Virginie Viard mengembangkan koleksi Chanel Haute Couture Fall/Winter 2021. Mengacu ke era yang sama, karya seni gerakan impresionisme kemudian menjadi kunci inspirasi Viard untuk mengkreasikan koleksi ini. Think light, gentle, and romantic paintings by Berthe Morisot, Marie Laurencin and Édouard Manet. Pilihan venue di Palais Galliera, sebuah institusi fashion dan seni yang terletak di kota Paris, menjadi lokasi narasi yang sempurna (The museum is also currently exhibiting the “Gabrielle Chanel: Fashion Manifesto” exhibition). 

Gentle dan romantic kerap menjadi definisi umum dari setiap presentasi Viard, dan koleksi kali ini bukanlah sebuah exception. Warna-warna lembut yang mengisi palet seorang pelukis impresionis, seperti mauve, pink, ivory, dan mint, kemudian dibalut dengan hitam, putih, dan abu-baru klasik Chanel – “Because I love seeing colour in the greyness of winter,” ujar Viard. Aksen frill dan feathers, tweed multicolor, siluet ala busana abad ke-19, dan kombinasi gaya maskulin yang lembut mendasari karakter dari koleksi ini. 

Di koleksi ini terdapat sebuah gaun berhias sulaman bunga water lily yang mengacu pada lukisan-lukisan Water Lilies dari Monet. Selanjutnya ada pula gaun lemon yellow dengan atasan ala blouse dan rok A-line – sebuah kreasi mengingatkan kami pada gaun pesta yang dikenakan Belle pada adegan ballroom dance di film “Beauty and the Beas”t. Viard membawa elemen English gardens pada koleksi ini dengan gaun, jaket, dan atasan yang bertabur embroidery bunga-bunga. A particular black tweed jacket is crafted with soft red and pink flowers. I like to mix a touch of England with a very French style.” tambah Viard.

Untuk koleksi ini, aktris dan brand ambassador Margaret Qualley mengenakan sebuah tweed coat yang terlihat bagaikan sebuah sapuan kuas lukisan impresionisme di atas sebuah bustier dari broderie anglaise berwarna pink. Mikael Jansson mengabadikan foto-foto untuk press kit koleksi ini, dan Sofia Coppola mengkreasikan film dan teaser-nya.