Enhancing Muslim-friendly experiences.
Hong Kong semakin dikenal sebagai destinasi wisata dengan banyak hotel ramah Muslim serta restoran bersertifikat halal. Hingga kini, pemerintah Hong Kong terus berupaya meningkatkan layanan dan fasilitas yang memenuhi kebutuhan para Muslim travellers.
Per 11 Maret 2025, sejumlah 55 hotel di Hong Kong telah memperoleh akreditasi Crescent Rating (CR), program dari perusahaan pemasaran wisata Muslim bernama sama yang menilai sebuah hotel berdasarkan fasilitas mereka yang tersedia untuk para wisatawan Muslim. Jumlah tersebut telah meningkat dari periode sebelumnya. Selain itu, jumlah restoran bersertifikat halal dan berstatus milik Muslim telah meningkat. Saat inisiatif ramah Muslim pertama diperkenalkan Hong Kong Tourism Board (HKTB) pada Juni 2024, terdapat 100 restoran yang ramah Muslim. Kini jumlahnya meningkat menjadi 153 restoran.
Ada beberapa destinasi kuliner bersertifikat halal yang direkomendasikan HKTB. Salah satunya adalah pengalaman fine dining unik di Chineseology. Mereka menyajikan Halal-Friendly Lunch Tasting dan Halal-Friendly Dinner Tasting yang terdiri dari menu kuliner Cina yang imajinatif. Terdapat juga Cuisine Cuisine di The Mira yang telah masuk ke Michelin Guide Hong Kong & Macau setiap tahun sejak 2012. Berakar pada seni kuliner Kanton, di sana Anda dapat menikmati dim sum kreatif dan hidangan spesial musiman yang dikreasikan Chef Eksekutif Tionghoa, Edwin Tang.
Tak hanya itu, Anda dapat singgah di Dorsett Café di Dorsett Tsuen Wan dan Café Kool di Kowloon Shangri-La untuk menikmati menu prasmanan halal selama berkunjung ke Hong Kong. Sebagai souvenir untuk para teman dan keluarga, para wisatawan dapat membawa pulang kue kering halal dari Kee Wah Bakery, PIN Cookies, dan Fine Foods Shop.
Melalui inisiatif wisata ramah Muslim dari HKTB, telah terdapat peningkatan signifikan dalam kedatangan wisatawan Muslim dari Indonesia dan Malaysia, masing-masing sebesar 43% dan 50% per tahun. Angka tersebut juga mendorong bisnis lokal di Hong Kong untuk menambahkan layanan dan fasilitas ramah Muslim untuk menyambut para wisatawan Muslim dari berbagai negara.
“Kami bertekad menjadikan Hong Kong destinasi pilihan utama bagi wisatawan dari Indonesia dan Malaysia, dan kami berharap menyambut lebih banyak tamu muslim di tahun 2025 dan seterusnya,” ungkap Liew Chian Jia, Regional Director of Southeast Asia, HKTB.