Hermès Arceau Terbaru Tampilkan Kecantikan Kuda di atas Porselen

Inspired by a silk scarf.

 

Pada tahun 1837, Thierry Hermès mengkreasikan harness dan bridles terbaik untuk kebutuhan angkutan perdagangan yang memanfaatkan tenaga kuda kala itu. Dekade demi dekade, produknya berkembang untuk kebutuhan penunggang kuda, yang mencakup tas kulit dan aksesori seperti saddle, sepatu boots, whips dan topi berkuda. Kemudian di tahun 1950-an, Hermès yang telah menjadi expertise kreasi leather menghadirkan gambar kereta kuda sebagai logonya. Sejarah tersebutlah yang membuat Hermès begitu lekat dengan spesies pacuan yang sedari awal menjadi klien pertamanya.

Relasi erat antara citra equestrian dan Hermès terus berlanjut hingga saat ini, dimana leather house tersebut kini merilis jam terbaru yang menampilkan kecantikan kuda: Hermès Harnais Français Remix. Sebagai varian Arceau yang perdana didesain oleh Henri d’Origny pada tahun 1978, jam tangan ini tampil dengan siluet understated dan timeless. Focal point dari kreasi bernuansa extraordinary ini adalah hand-painted porcelain dial dengan engraving rupa kuda. Melingkari bagian tersebut ialah 82 berlian berkilau.

Refleksi kuda dengan colorful harness pada jam tangan ini mengacu pada desain scarf sutra Harnais Français Remix kreasi Hugo Grygkar, desainer Hermès di era 1940-an hingga 1959. Dalam membuat silk scarf itu, Grygkar terinspirasi oleh sebuah karya koleksi pribadi Émile Hermès yang menampilkan kuda-kuda berbalut kain menawan serta berhias bulu-bulu warna-warni pada bagian kepalanya. Karya ini dibuat oleh dua arsitek abad ke-19 yang merupakan perancang kereta kuda untuk penobatan Napoleon I pada tahun 1804, yakni Pierre-François-Léonard Fontaine dan Charles Percier.

Keistimewaan craftsmanship bagian dial jam ini pantas membuatnya tampil sebagai collector’s item. Hermès memproduksi jam tangan berkemampuan water resistance hingga 3 bar ini secara terbatas, yakni hanya sebanyak 24 pieces. Timepiece ini dimotori oleh H1912 mechanical self-winding movement dengan kapasitas power reserve hingga 50 jam.  Movement tersebut dibuat di Hermès Horloger workshops, sebagaimana juga white gold case dan raspberry alligator strap dari jam tangan itu. Strap-nya meradiasi nuansa feminin yang berpadu kesan opulent dari tatahan berlian pada case berukuran 38 milimeter. Undeniably beautiful and classy!