Harapan dari Jendela Pelangi Louis Vuitton

Some dreams over the rainbow.

 

Bersyukur dan berpengharapan di segala situasi tampaknya menjadi formulasi yang manjur untuk bisa tetap menjalani hidup dalam ketenteraman di tengah kondisi pandemi coronavirus ini. Pelangi menjadi perlambang indah yang diangkat banyak orang di berbagai belahan Bumi saat ini untuk menyebarkan konsepsi positif tersebut. Salah satu wujudnya adalah dengan menempatkan gambar busur alam warna-warni itu di jendela-jendela, mulai dari rumah hingga sekolah. Dengan pemahaman yang sama, rumah mode Louis Vuitton merilis The Rainbow Project.

Melalui The Rainbow Project, Louis Vuitton mengundang para pegawainya beserta anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam menciptakan konsep kreatif untuk menghias jendela-jendela dari butik Louis Vuitton di berbagai negara. Menghias jendela sudah menjadi bagian dari kultur Louis Vuitton sejak akhir abad ke-19. Bagi maison asal Prancis yang berdiri pada tahun 1854 ini, jendela butik dan dekorasinya merupakan undangan bagi siapapun yang melihatnya untuk menuju dunia mimpi. Pada proyek pelangi kali ini, brand tersebut mengajak setiap yang berpartisipasi untuk mengangkat inner child mereka dan mengekspresikannya pada gambar pelangi yang diimajinasikan.

Hasilnya, masing-masing store yang ambil bagian pada proyek ini menampilkan kreasi-kreasi pelangi yang unik namun satu suara menyerukan sebuah masa depan indah setelah semua ini berlalu; layaknya pelangi yang muncul setelah hujan berlalu. Medium yang digunakan pun berbeda-beda. Ada yang membuatnya dalam wujud stiker, sementara yang lain menampilkan gambar melalui layar digital. Butik di Champs-Élysées menghadirkan pelangi-pelangi yang dibuat oleh anak-anak Prancis lokal di sana. Di Madrid, jendela butiknya berhias gambar pelangi yang dibuat oleh seorang anak Spanyol. Pada kaki-kaki pelangi terlihat awan-awan bermotif monogram nan playful. Beberapa store lain yang turut serta menebar pesan harapan ini adalah yang berada di Milan, Roma, dan Frankfurt.

As Gaston-Louis Vuitton – the maison’s leader from the third generation of the family – said, “Let’s turn the street into a cheerful space.”