Gucci’s Shanghai Exhibition, The Norm of Appropriations

Eksibisi The Artist is Present dari Gucci mengeksplorasi persepsi bahwa imitation is the ultimate form of flattery.

 

Selama ini, Alessandro Michele telah membangun Gucci yang kita kenal sekarang melalui berbagai inspirasi dari seni klasik, mitologi, dan budaya pop. Jadi apakah act of copying telah menjadi sebuah norma di masa kontemporer ini?

The Artist is Present adalah buah pikiran dari sang creative director dan seniman konseptual Italia Maurizio Cattelan. Dimeriahkan dengan partisipasi 30 seniman dari China dan mancanegara, The Artist is Present mengundang kita untuk kembali merenungkan apakah makna sebuah karya orisinil di masa ini.  

Dinamakan dari eksibisi solo Marina Abramovic di MoMA, this exhibition has appropriation ingrained in every aspect of its creation. Ide di baliknya adalah bahwa di era modern ini, aura originalitas hampir punah. The Artist is Present memeluk ide tersebut, dan membentuk manifesto bahwa sebuah karya seni tetap dapat diapresiasi asalkan ide asli dari sang kreator tersampaikan kepada sang pengamat.

Eksibisi The Artist is Present akan dibuka pada tanggal 10 Oktober di Yuz Museum, Shanghai.

Comments are closed here.