Gucci’s Art Book Fuses Fashion, Art, and Greek Mythology

A surrealistic fusion.

 

Di bawah arahan Alessandro Michele, Gucci beberapa waktu meluncurkan sebuah artbook edisi terbatas yang menggabungkan seni dan mitologi. Fotografer asal Yunani, Yorgos Lanthimos, yang juga merupakan sutradara film dan seni panggung digandeng untuk mewujudkan proyek tersebut. Peleburan dua budaya pun terjadi. Elemen kultur Italia hadir melalui lokasi pengambilan gambar di Leda Gallery yang merupakan bagian dari Villa Albani Torlonia, Roma. Sementara judul dan inspirasi buku diambil dari mitologi Yunani, Leda and the Swan.

Sang fotografer menginterpretasikan makna kemanusiaan melalui potretnya. Dalam buku ini, Anda akan melihat bagaimana interaksi tokoh berusia senja tampil serba putih dan berpose bak patung seni pahat, dan menyatu dengan sosok-sosok belia yang tampil colorful nan eklektik mengenakan kreasi koleksi Cruise 2020 Gucci secara teatrikal. “The process seemed at the time like a rehearsal for a future play or the beginnings of a creation of a ritual that these people in the photographs would keep repeating for years to come,” terang Yorgos kepada Dazed.

Buku seni ini diberi judul ‘Ωοτοκία’ yang berarti ‘Oviparity’. Judul yang mendung makna zoologis  pembuahan secara bertelur tersebut merujuk pada kisah Leda and the Swan. Diceritakan bahwa Leda memiliki anak yang menetas dari dua telur hasil hubungannya dengan dewa Zeus yang kala itu hadir dalam bentuk angsa. Buku yang menempatkan kreasi mode dalam kerangka artistik berdasar mitologi Yunani hasil bidikan sineas pemenang Cannes Film Festival ini diterbitkan oleh independent publisher berbasis di London, IDEA Books dan dijual seharga 70 Euro.