Era Rolls-Royce Elektrik yang Semakin Dekat

It will arrive soon.

 

Sebuah mile-stone bersejarah dibuat oleh brand mobil terkemuka Rolls-Royce. Super-marque asal Inggris itu telah resmi mengumumkan akan dilakukannya tes full electric car pertamanya di jalan.

Melihat kembali ke sejarah merk mobil yang identik dengan citra bespoke tersebut, dunia listrik sudah menjadi bagian perjalanan Rolls-Royce sejak awal. Henry Royce terpesona dengan listrik dan pada tahun 1884 mendirikan bisnis bidang elektrik dan mekanik. Sementara Charles Rolls pada tahun 1900 telah “melihat” arah masa depan kendaraan listrik ketika merasakan mobil listrik awal bernama Columbia dan mengutarakan potensi besar mobil itu.

Memenuhi janjinya untuk membawa mobil listrik Rolls-Royce ke pasaran pada dekade ini, CEO Rolls-Royce Motor Cars, Torsten Müller-Ötvös, mengatakan “Now is the time to change the course of the future.” Ia menjelaskan bahwa rintisan untuk meluncurkan mobil full electric sudah dilakukan melalui beberapa eksperimen. Pada tahun 2011 muncul Phantom 102EX yang beroperasi all-electric. Eksperimen serupa dilakukan pada tahun 2016 dengan 103EX yang juga sepenuhnya elektrik.

Rencananya pada tahun 2030 semua produk Rolls-Royce akan sepenuhnya menggunakan listrik dengan full-electric car pertama bernama “Spectre” dipasarkan pada Q4 2023. Untuk memastikan kesiapan penuh dari mobil tersebut Rolls-Royce telah menyusun program pengujian paling intens dalam sejarahnya dengan menempuh 2,5 juta kilometer dan melakukan perjalanan ke empat penjuru dunia.