Embracing Local Culture in a Jewellery Craftsmanship

Mengangkat budaya Indonesia dalam nuansa modern, Eliana Putri Antonio, perancang di balik EPAJEWEL membagi filosofinya kepada The Editors Club.

 

Nama EPAJEWEL diambil dari akronim pendirinya, Eliana Putri Antonio. Dalam setiap proses kreatifnya, Eliana selalu mengandalkan inspirasi yang digali dari kekayaan mutu budaya Nusantara, di antaranya budaya Sumatera, Lampung, Palembang, Padang, Melayu yang glamour, budaya Jawa dan Sunda yang anggun, budaya Bali yang mistis, termasuk budaya Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur yang dinamis.

 

Seluruh budaya yang unik ini digabungkan dengan sentuhan modern, menyesuaikan dengan selera internasional. Dengan standar yang dijaga, EPAJEWEL selalu memastikan setiap rancangannya tidak kehilangan karakter dan corak budaya lokal. Eliana meyakini dengan filosofi brand-nya, EPAJEWEL dapat menjadi salah satu nama yang mengingatkan consumers akan indentitas bangsa dalam pasar global.

 

Baru-baru ini, EPAJEWEL memperkenalkan koleksi terbarunya bertemakan “Lavish Spring” atau kemewahan musim semi yang diisi dengan kesan romantis dan anggun. Koleksi ini dikembangkan dengan senantiasa mempertahankan “Wing” sebagai indentitas utama brand ini. Terdiri dari aksesoris rambut dan beberapa koleksi kalung, anting, dan bros, “Lavish Spring” dirancang dan dikerjakan dengan tingkat ketelitian tinggi oleh para pekerja seni yang berbakat dan berdedikasi.

 

www.epajewel.com