Diptyque’s “Mystique” for Year-end Festivity

Your whimsical lucky charms!

 

Kontemplasi kerap menjadi topik utama ketika membahas momen akhir tahun. Oleh Diptyque, hal tersebut dibuat lebih dramatis dengan menginjeksi elemen imajinatif pada koleksi terbarunya. Mengangkat tema mistikalitas, brand lilin aromaterapi, wewangian, perawatan wajah dan tubuh asal Prancis ini merilis 3 limited-edition scented candle yang terinspirasi dari lucky charm dalam berbagai cerita rakyat di dunia dan dibuat dengan menggandeng German-based illustrator Olaf Hajek.

Varian ‘Protective Pine’ yang berwarna hijau dan melambangkan perlindungan menghadirkan aura protektif yang mengkombinasikan aroma Siberian fir, balsam fir, cedar, basil, dan sage. Salah satu hal yang melatarbelakangi kreasi ini adalah tradisi masyarakat Jepang menempatkan dua pinus kecil di depan pintu rumah untuk menjaga penghuninya tetap bahagia dan sejahtera.

Varian warna biru yang diberi nama ‘Blissful Amber’ dan merepresentasikan harmoni mampu memberikan efek menenangkan melalui komposisi campuran musk, amber, geranium dan lavender. Pada sebuah puisi Persia, musk disebut sebagai parfum surga dan sinonim dengan kecantikan dunia mimpi.

Dengan judul ‘Lucky Flowers’, lilin warna merah tampil klasik nan aromatic lewat paduan rose, cloves, dan aniseed. Perpaduan sempurna untuk menciptakan energi positif menyongsong masa depan cerah. Kebiasaan masyarakat di selatan Prancis untuk melempar aniseed pada pasangan yang baru menikah agar mendapat keberuntungan menjadi salah satu elemen di balik terciptanya varian merah ini.