Dior Gold House Hadirkan Kafe dengan Kreasi Chef Mauro Colagreco

A meeting of haute couture and haute cuisine.

 

Dibuka pada akhir tahun lalu, Dior Gold House menjadi daya tarik baru dari distrik Ploenchit, Bangkok. Flagship store yang tinggi dan berwarna emas ini dirancang seturut façade butik Dior di 30 Avenue Montaigne, Paris. Tak hanya menampilkan elemen-elemen identitas brand seperti lucky star dan toile de Jouy, tempat dengan sisipan taman ini pun didekorasi dengan karya-karya seniman Thailand yang mengangkat pertemuan budaya negara tersebut dengan kultur Prancis.

Kini flagship store tersebut semakin menarik dengan kehadiran Café Dior. Dengan hijaunya tetumbuhan yang berada di area kafe, tempat ini menawarkan atmosfer rancangan Korakot Aromdee yang memadukan gaya kontemporer dan craftsmanship tradisional. Dindingnya indah dengan instalasi flora-fauna yang terbuat dari bambu dan dikreasikan dengan teknik kuno masyarakat setempat. Interiornya diisi oleh furnitur karya Saran Yen Panya, Creative Director of 56th Studio.

Di balik suguhan kuliner Café Dior adalah Chef Mauro Colagreco. Chef Mauro dikenal dengan restoran Mirazur di Prancis yang didirikannya pada tahun 2006 dan memiliki Bintang 3 Michelin. Juga memiliki kecintaan pada botani layaknya Monsieur Dior, Chef Mauro menghadirkan menu-menu terinspirasi alam juga identitas brand, seperti mawar, lebah, dan Château de La Colle Noire milik sang couturier. Hasilnya adalah ragam pastries dan desserts cantik yang juga mendapat sentuhan lokal seperti aroma pandan.

Termasuk ke dalam menu unik di sana ialah ice coned yang mengkombinasikan rose milk dengan lychee dan raspberry; ragam pastries dari pistachio, vanila, dan markisa; serta koktail yang menghadirkan esensi bunga, dari neroli hingga melati dan lavender. “I’m delighted to have contributed to the birth of Café Dior in Bangkok within the Dior Gold House concept store, and to have been able to build plural dialogues between the worlds of haute-couture and haute gastronomie,” ungkap Chef Mauro.