Chanel Metiérs d’Art 2023 Emban Misi Pertukaran Budaya di Senegal

Expressively rich in culture and design.

 

Dakar, ibukota negara Senegal di wilayah Afrika Barat, dipilih Virginie Viard menjadi lokasi show Chanel Metiérs d’Art 2023. Langkahnya mencetak sejarah sebagai rumah mode Eropa pertama yang melangsungkan gelaran di tanah sub-Sahara Afrika. Bahkan di lokasi yang nihil flagship store di area tersebut. Hal serupa juga terjadi pada tahun 2016 silam kala Karl Lagerfeld melangsungkan show Chanel di Havana, Kuba, yang juga tanpa kehadiran flagship store sang rumah mode di sana.

Kali ini, presentasi Metiérs d’Art yang merupakan perayaan terhadap kontribusi para artisan Chanel juga difungsikan sebagai misi pertukaran budaya. Artisan lokal setempat dan para artisan dari 19M – pusat kumpulan para artisan Chanel di Paris – saling mempelajari craftsmanship skill. Mengambil venue lokasi bersejarah Palais de Justice di Dakar, Chanel turut berkomitmen untuk berpartisipasi merenovasi Palais de Justice.

Untuk koleksinya, Viard memulai dengan transisi personalitas chic perempuan Chanel dengan sentuhan crafty. Ragam olahan multi-texture sebagai material pakaian menciptakan kesan rich yang eklektik. Aksen beads dan sequins dipadu bersama tweed pantsuit dalam rupa vest maupun emblem. Turut hadir nuansa romance lewat kreasi crochet dress putih aksen multi-ruffle juga see-through lace dress putih yang dipadankan bersama kardigan biru bermaterial velvety. Aksi bunga Camelia khas Chanel tampil semarak pada kreasi bustier top dalam rupa applique yang diselipkan sequins nan sparkly. Expressively classic.

Ragam aksesori di koleksi ini adalah perihal more is more. Rangkaian kalung menjuntai tampil dalam gaya layering dari material beads, gold chain maupun pearls. Ada pula drop earrings eklektik dari kreasi beads maupun gaya surealis menyerupai botol parfum Chanel No 5. Gemerlap rhinestones disulap menjadi kreasi tie yang semarak. Serupa dengan kreasi flap bag yang diberi sentuhan sequins multiwarna maupun desain warna vibran. Celebration with no ending.