Chanel Metiers d’Art 2023 di Tokyo Semarak dengan Suguhan Seni

Featuring performances by the house ambassador Jennie of Blackpink. 

 

Pada bulan Desember lalu, Chanel mempresentasikan koleksi Metiers d’Arts 2023 di Dhakar. Mereferensikan impresi dekade 1970’an melalui kreasi-kreasi eklektik, terciptalah sinergi antara keahlian para artisan lokal dengan kode-kode khas sang rumah mode. Kali ini, Chanel membawa koleksi tersebut ke Tokyo, Jepang. With a different location comes an entirely different atmosphere for the same collection. Presentasi ini juga dihadiri para muses Chanel seperti Kristen Stewart, Nana Komatsu, dan Jennie Blackpink. 

Fashion, sinema, tarian, literatur, seni kontemporer, dan musik merupakan domain kreatif yang dekat dengan Chanel. Seperti di Senegal, presentasi Metiers d’Arts 2023 di Tokyo juga dimeriahkan dengan partisipasi para seniman-seniman dari art scene lokal. 

Ketika para tamu mencapai venue Tokyo Big Sight, mereka disambut dengan interpretasi baru dari Slow Show kreasi Dimitri Chamblas yang dibawakan oleh penari dari sejumlah universitas seni di Tokyo. Sesaat sebelum fashion show dimulai, gitaris Jepang Ichika Nito membawakan lagunya ‘The World is still Beautiful’ bersama rapper Senegal Nix serta membawakan karya legendaris  Ryūichi Sakamoto, ‘Merry Christmas Mr. Lawrence’. 

Setelah show berakhir, para tamu dapat menyaksikan pertunjukkan dari Chai, Nix, dan Ichika Nito.  Jennie yang merupakan surprise guest dari acara ini juga turut naik ke panggung untuk membawakan sebuah versi baru dari ‘You & Me’ serta medley ‘Fly Me to the Moon’ dan ‘Killing Me Softly’. Malam penuh keseruan tersebut ditutup dengan sebuah DJ Set dari Peli dan konser dari Polo & Pan. 

However, the festivities did not conclude there. Keesokan harinya, 350 murid dari sekolah fashion, seni, desain, dan manajemen di Tokyo menghadiri sebuah seminar dengan Bruno Pavlovsky, President of Chanel Fashion. Di sana, mereka juga bertemu dengan para friends of the house serta mengikuti embroidery workshops yang juga dibawakan oleh Lesage dan Montex.