Chanel Latest High Jewelry Collection Reflects Coco’s Fascination for Russia

From Moscow to Saint Petersburg.

 

Coco Chanel punya ketertarikan khusus pada kultur Rusia. Hal ini terwujud dalam berbagai hal. Mulai dari beberapa kreasi modenya, parfum Chanel No.5 buatan Ernest Beaux yang merupakan perfumer sang Tsar, hingga apartemen Rue Cambon-nya dimana terdapat sebuah cermin dengan ukiran elang berkepala dua (simbol Kekaisaran Rusia). Aspek kehidupan Gabrielle Chanel ini yang mendorong lahirnya Le Paris Russe de Chanel, koleksi high jewelry terbaru dari rumah mode asal Prancis tersebut.

Pertama diperlihatkan di Grand Palais pada presentasi haute couture pada Juli lalu, koleksi perhiasan ini mencerminkan simbolisme yang kuat serta teknik artistik yang hebat. Keseluruhannya bernuansa modern walaupun bersandar kepada masa lalu. Di antara 63 perhiasan di koleksi ini, terdapat serangkai kalung dan anting dari berlian dan mutiara yang terlihat seperti sebuah embroidery dan renda dalam skala besar. Kemudian juga terdapat sebuah headpiece berwarna-warni bertabur permata dalam desain cut-out yang ringan dan feminin. Ada pula yellow diamond besar yang merepresentasikan matahari pada cincin dan kalung yang dramatis. 

Patrice Leguéreau, direktur studio perhiasan Chanel selama satu dekade terakhir, menceritakan bahwa selama sekitar dua tahun, ia telah mengunjungi Moskow dan Saint Petersburg. Di sana ia datang ke Museum Hermitage dan mengamati kain sulam, renda, perhiasan, enamel, dan lukisan-lukisan yang kemudian menjadi inspirasi untuk koleksi baru berlatar budaya Rusia tersebut.

See Also:  Breitling Exclusively Releases Emergency Indonesia Limited Edition