Canang Series, A Navigation of Gratitude from Studio Jeje

Transforming Balinese inspiration into fashion silhouette.

 

Sebagai salah satu pemeran dari gerakan slow fashion di Indonesia, Studio Jeje mencurahkan visi mereka akan the art of living menurut tradisi dan budaya tanah air ke dalam koleksi pakaian terbaru nan klasik, versatile, dan kaya akan makna bertajuk ‘Canang Series’.  Rangkaian busana itu terinspirasi dari persembahan Canang Sari yang terdapat dalam budaya Bali.

Persembahan Canang Sari mengekspresikan ketidakpamrihan, serta rasa syukur untuk kedamaian dan keseimbangan dan di dunia. Dirangkai dari daun kelapa, kacang betel, dan jeruk limau, masing-masing dari unsur tersebut menyimbolisasikan tiga kekuatan dari tiga dewa Hindu, yakni Brahma, Wisnu, dan Siwa. Setiap bunga yang dipakai dalam Canang Sari juga dipilih dan ditempatkan sedemikian rupa sesuai dengan maknanya masing-masing. 

Hasilnya adalah kreasi-kreasi bersentuhan nuansa ethereal. Salah satunya adalah sebuah outer dengan berbagai embellishments bunga dengan tassel yang menggantung padanya. Palet hitam, putih, biru laut, dan moss green menjadi basis dari koleksi ini yang ditemani dengan permainan perpaduan tekstur kain. Selain itu terdapat juga avant-garde pieces yang tampil tegas, hingga sepasang sweater nyaman yang dikenakan bersama staple straight pants.

Studio Jeje didirikan oleh Angelita Nurhadi pada tahun 2018. Dalam menjalankan fashion brand tersebut, desainer yang merupakan finalis Harper’s Bazaar Asia NewGen Fashion Award Indonesia 2018 dan peserta terpilih program ORBIT 2018 dari Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini bekerja dengan pengrajin-pengrajin lokal. Penggunaan teknik tradisional Indonesia menjadi bagian dari identitas koleksi-koleksi Studio Jeje.