Berburu Lifestyle Brand Jepang di Lumine Pop-up Store

It also offers curated local brands.

 

Sense of style dari muda-mudi Jepang memang terbilang distinctive dan explorative. Hal ini bisa ditemukan pada kreasi-kreasi yang hadir di multi-label store asal Negeri Sakura, Lumine, yang beroperasi di Jakarta sejak tahun 2018 lalu. Kini opsi tersebut semakin diperkaya dengan didirikannya pop-store Lumine di Ashta District 8.

Pop-up store tersebut hadir dalam nuansa industrial dengan dominasi furnitur putih yang clean dan minimalis. Beberapa Japanese brand yang bisa di temui beragam mulai dari produk fashion hinga lifestyle. Salah satunya adalah Nakagawa Masashici Shoten yang sudah berdiri selama sekitar 300 tahun dalam menawarkan alat-alat kebutuhan keseharian. Sementara untuk label fashion terdapat Tenerita, UN3D, Phlannel, Rim.Ark dan Drawing Numbers.

Di Jepang sendiri, Lumine yang perdana didirikan di area Shinjuku, Tokyo, pada tahun 1964 silam, ditujukan untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat yang fast-paced. Itulah sebabnya beberapa gerainya hadir di stasiun-stasiun kereta strategis. Kedatangannya di Indonesia – yang adalah gerai internasional ke dua setelah yang ada di Singapura – tak sekadar membawa konsep originalnya dari Jepang tapi juga disesuaikan dengan nuansa kehidupan lokal.

Hal itu direpresentasikan dengan curated local brands. Nuansa playful dari kreasi HGL x IKYK, goth-romance dari label Laurencia Irena, bold choice dari Litti Studio, minimalist cut dari Jan Sober hingga future craft dari Byo bags bisa didapat di pop-up store Lumine. Pop-up store ini hadir di Ashta District 8 hingga Februari 2023.