Apresiasi Perjalanan Sembilan Dekade Jam Atmos Di Homo Faber

The story of a perpetual motion.

 

Di dunia horologi, jam Atmos yang dirilis oleh Jaeger LeCoultre merupakan hasil perpaduan desain, kompleksitas engineering dan craftsmanship. Tak hanya menciptakan nuansa artisanal, jam tersebut juga memiliki keanggunan yang timeless

Masterpiece ini dimulai di tahun 1928, ketika Jean-Léon Reutter, radiological engineer kelahiran Neuchâtel, menemukan sumber energi untuk mampu menggerakkan jam. Hal tersebut bukanlah baterai, listrik, maupun putaran berulang, melainkan perpaduan antara sistem produksi-konsumsi energi yang kecil, dengan fluktuasi suhu sekitar. The thermal energy is transformed into mechanical energy which drives the movement of the balance.

Kemudian di tahun 1930, Jacques-David LeCoultre membeli hak paten mode operasi ciptaannya dan mengaplikasikan pada jam Atmos untuk kemudian dikomersialkan pertama kali dengan nama Atmos I. Kesuksesan Atmos justru baru diraih pada seri kedua dengan beragam improvement mekanis seperti mengganti cairan kimiawi dari merkuri menjadi ethyl chloride yang lebih stabil hingga re-desain komponen. Atmos II pernah menjadi cenderamata resmi dari Konfederasi Swiss dan di tahun 1950. Dari 1951 hingga ke 1979, produksinya melambung dari 10.000 menjadi 500.000. 

Di tahun 1982, pengembangan komplikasi Atmos II diperbaharui yakni dengan membenamkan Calibre 540 sehingga memungkinkan untuk menambahkan fitur lain seperti celestial charts, regulator dial hingga equation-of-time display. Interpretasi artistiknya juga berevolusi secara indah mengikuti zaman. Sederet institusi dan nama tersohor terlibat untuk memberi sentuhan gaya, seperti design agency berbasis di Paris Kohler & Rekow hingga Marc Newson.

Perjalanan pengembangan mekanika dan artistry oleh Atmos selama sembilan dekade ini dirayakan Jaeger LeCoultre dengan sebuah pameran berjudul “The Genealogies of Ornament” di ajang Homo Faber yang berlokasi di Pulau San Giorgio Maggiore, Venesia. Acara tersebut dirancang oleh Michaelangelo Foundation dan merupakan selebrasi atas intricate craft skill maupun decorative arts. Judith Clark bertindak sebagai kurator dari pameran yang akan dihadiri oleh lebih dari 350 desainer dan artisan dari 30 negara di dunia ini. Acara ini akan berlangsung dari tanggal 10 April hingga 1 Mei 2022 mendatang.