9 Tahun Berdiri, Sukkhacitta Persembahkan Koleksi Pertiwi

A statement of modern heritage.

 

Ibu Pertiwi merupakan istilah nasionalis yang melekat pada representasi budaya Indonesia. From-farm-to-closet brand SukkhaCitta merajut inspirasi dari istilah tadi dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-9. Hasilnya adalah koleksi bertajuk “Pertiwi: A Modern Heritage Edit” yang diperkenalkan di Ashta District 8 beberapa waktu lalu.

Tajuk koleksi ini memiliki makna yang dalam. Founder Denica Riadini-Flesch mengungkapkan bahwa koleksi ini merupakan bentuk penghormatan kepada para perempuan petani, pengrajin dan penenun yang terlibat dalam proses pembuatan koleksi.

Representasi spirit koleksi ini diterjemahkan dalam pendekatan modern oleh Anastasia Setyobudi, Creative Director Sukkhacitta. Ia mengajak pecinta koleksi Sukkhacitta untuk mengenakan warisan budaya lewat kreasi seperti kebaya yang diimprovisasi dengan aksen selendang di bagian leher, multifungsi untuk tiga gaya berbeda dan hadir dalam warna three bark red juga nature white

Ada pula kebaya versi rompi yang dihiasi bordir bunga feminin, serta kain yang diimplementasikan aksen anyaman dengan motif Pagi Sore. Untuk versi menswear dan unisex, hadir kreasi beskap juga light beskap yang memiliki motif tenun Angkasa. Keseluruhan koleksi ini diciptakan menggunakan kapas dan pewarna dari tumbuhan alami yang membutuhkan proses panjang dalam produksinya. Koleksi Pertiwi telah tersedia di store Sukkhacitta di butik Ashta District 8.