Your Skin might Suffer Because of Hot Shower

We too agree that it is very relaxing, but…

 

Mandi air panas setelah menjalani hari yang melelahkan adalah salah satu kenikmatan hidup yang sederhana. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa hot shower dapat dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit? 

“Kondisi kulit bermasalah dapat diperburuk dengan mandi air panas,” ujar ahli dermatologi Shari Marchbein seperti dikutip dari situs Allure. Ia menjelaskan bahwa mandi air panas dapat menghilangkan lemak sehat dan minyak yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit serta menghidrasi kulit. Ketika Anda mandi air panas dan melihat jari Anda keriput, maka itu pertanda bahwa kulit kehilangan kelembapan. Bahkan bukan hanya orang-orang dengan kondisi kulit tertentu yang disarankan untuk tidak mandi dengan air panas. Orang-orang berkulit sehat pun sebaiknya tidak mandi dengan air panas agar lemak sehat dan minyak yang melembapkan dan melindungi kulit tetap terjaga.

Selain itu, berkeramas dengan air panas juga membawa dampak buruk terhadap kesehatan rambut. Sebagaimana air panas dapat mengangkat kelembaban dan minyak dari kulit kita, hal yang sama dapat terjadi dengan kulit kepala kita. Berkeramas dengan air panas bisa menyebabkan inflamasi serta mengganggu pertumbuhan rambut. Jadi, temperatur apakah yang paling ideal untuk kesehatan kulit dan rambut kita? Marchbein menyarankan untuk menggunakan suhu air yang sedikit hangat dan ditunjang dengan penggunaan sabun yang lembut pada kulit. Jika Anda benar-benar ingin menikmati sebuah hot shower, pastikan bahwa durasinya tidak lebih dari 5 menit. Bila mulai muncul uap di kaca kamar mandi, maybe it’s time to wrap up that cozy hot shower.