Visi Emma Watson sebagai Anggota Baru Dewan Direksi Kering

Waiting for her magic to take effect upon Kering.

 

Selain aktif sebagai aktris, aktivis, dan goodwill ambassador dari PBB, Emma Watson sang pemeran Hermione Granger di serial film Harry Potter telah menambahkan satu lagi peran di portofolionya. Belum lama ini perempuan yang juga merupakan wajah dari Good For You, sebuah aplikasi yang menilai fashion brand berdasarkan tingkat ethical dan sustainability, dipilih sebagai anggota dari dewan direksi Kering, luxury group terbesar kedua di dunia. 

Watson didapuk sebagai bagian dari dewan direksi oleh para pemegang saham pada Annual General Meeting Kering yang juga memilih Tidjane Thiam, mantan CEO dari Credit Suisse Group, serta Jean Liu, presiden dari Didi Chuxing, startup yang kerap dikenal sebagai ‘Uber Cina’. “Their respective knowledge and competences, and the multiplicity of their backgrounds and perspectives will be invaluable additions,” ujar François-Henri Pinault, chairman dan CEO dari Kering. 

Setelah Stella McCartney resmi menjalin relasi dengan LVMH di awal tahun ini, rekruitmen Watson dilihat pengamat sebagai upaya Kering yang ingin menggaet perhatian kaum milenial. Selain itu, ia pun dinilai banyak pihak sebagai seseorang yang diharapkan dapat mengarahkan grup usaha itu menjadi lebih sustainable setelah sosok eco-fashion designer Stella McCartney meninggalkan Kering.

Dalam sebuah wawancara dengan Vogue UK belum lama ini, Emma pun mengungkap harapannya bahwa sebagai bagian dewan direktur ia ingin memberi pengaruh pada pengambilan keputusan agar dapat berdampak baik pada generasi mendatang. “As the youngest member of Kering’s board, I hope to influence decisions that will impact future generations and the world that we leave them.

Hal tersebut mencakup topik-topik yang selama ini menjadi fokusnya, mulai dari isu lingkungan hingga problem gender. “I understand sustainability as the interrelationship between society and community, the economy and the environment. Issues of justice, fairness, and equality are key to what sustainability means,” tegas Watson.