Paris, 26 Maret 2018, brand di bawah naungan LVMH Moët Hennessy, Louis Vuitton mengumumkan bahwa Virgil Abloh akan mengambil posisi sebagai Men’s Artistic Director, menggantikan Kim Jones yang ditunjuk sebagai desainer untuk Dior Homme.
Virgil Abloh telah menjadi ikon dari pembauran dunia luxury dan dunia streetwear di beberapa tahun terakhir. Desainer asal Illinois ini memiliki gelar Bachelor untuk jurusan teknik sipil, serta Master’s dalam bidang arsitektur. Namanya mulai dikenal di dunia fashion sejak ia menemukan label street-couture Off-White di tahun 2013. Seorang multi-hyphenate, Abloh juga berprofesi menjadi DJ, seniman yang telah menyelenggarakan eksibisi di berbagai galeri, creative director untuk Kanye West, dan juga co-founder dari RSVP Gallery di Chicago.
“Adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menerima posisi sebagai Men’s Artistic Director untuk Louis Vuitton. Saya melihat pusaka dan integritas kreatif [Louis Vuitton] sebagai inspirasi utama, dan akan mereferensikan mereka sementara juga mengacu pada masa modern.” ujar Virgil Abloh.
Michael Burke, selaku Chairman & CEO dari Louis Vuitton, menyatakan antusiasmenya untuk kembali bekerja bersama Abloh, “Setelah mengikuti perkembangan Virgil sejak ia bekerja dengan saya di Fendi tahun 2006, saya senang melihat bagaimana kreativitas bawaan dan pendekatannya yang menyimpang membuat ia sangat relevan, bukan hanya di dunia fashion tetapi juga di kultur populer masa kini. Sensibilitasnya terhadap luxury dan savoir-faire akan menjadi instrumen dalam membawa Louis Vuitton Menswear ke masa depan,” tuturnya dalam pernyataan resmi yang dirilis pihak Louis Vuitton.
Di sisi lain, LVMH terlihat telah melakukan perombakan terhadap lini menswear-nya. Setelah menarik kembali Hedi Slimane untuk mengepalai Céline di pembuka tahun dan memperlebar jangkauan brand yang telah berdiri selama 73 tahun tersebut ke pasar menswear, awal bulan ini, Dior Homme juga mengumumkan Kim Jones sebagai Artistic Director mereka efektif 1 April – enam minggu setelah menyelesaikan tugasnya di Louis Vuitton.
Perpindahan para perancang yang membentengi dunia luxury dan scene streetwear ini melesat ke baris terdepan pemberitaan. Jones berhasil mencuri perhatian massa dengan kolaborasinya bersama Supreme tahun 2017 lalu, sedangkan Abloh merancang sneakers yang paling diidamkan dengan desain “Ten” untuk Nike, termasuk juga interpretasi Air Jordan 1 yang menerobos rentetan peringkat akhir tahun.
Sejalan dengan ingar-bingar kolaborasi kreatifnya, Abloh juga telah berhasil menggaet sejumlah brand lifestyle global, mulai dari Ikea dan Byredo sampai Jimmy Choo, Warby Parker, Moncler, Umbro, dan Sunglass Hut. Co-CEO dari produsen luggage Jerman Rimowa – yang juga dibawahi LVMH, Alexandre Arnault, juga telah mengonfirmasi rumor mengenai kolaborasinya dengan Off-White – akan hadir di outlet pada musim panas mendatang.
LVMH juga menaruh banyak investasi pada Berluti – kini dipimpin Haider Ackermann – dan Loro Piana, yang sedang menghadapi fase pertumbuhan di bawah kepemimpinan Chief Executive Officer baru. Juga Kris Van Assche, men’s designer utama Dior selama 11 tahun, akan mengambil tugas baru dalam grup yang telah berdiri selama lebih dari tiga dekade ini.
Dior, Louis Vuitton, dan Kenzo adalah beberapa nama dalam naungan LVMH yang terus unjuk gigi dalam ajang men’s fashion week. Sementara perusahaan kompetitornya, Kering, mengambil jalan berbeda dengan Gucci, Balenciaga, Saint Laurent, dan Bottega Veneta.