Preppy look, pro performance.
Di antara berbagai kreasi Tudor untuk tahun 2025, satu yang sangat menarik perhatian kami adalah Black Bay Pro, sebuah lini yang debut pada tahun 2022. Tampilannya preppy dengan opaline dial berkombinasi monobloc ceramic markers dan hands senada bertepian hitam. We can easily picture how this 39 mm watch perfectly complements a Thom Browne suit. Di balik pesona geeky-nya, Dengan aspek legibility yang jelas optimal (lengkap dengan aksi Super-Luminova), Black Bay Pro 2025 ini nyatanya merupakan sebuah tool watch yang robust bagi para penjelajah. So, those adventurers who opt for this particular timepiece must be unique, since they also express an arty taste.
Salah fitur sophisticated dari Black Bay Pro Ref 79470 ini adalah Two Time Zones atau dual time. Bila tiba di sebuah negara lain, Anda bisa putar snowflake hand yang putih pendek, ke depan maupun ke belakang, sesuai dengan waktu di mana Anda berada (local time). Sedangkan snowflake hand yang kuning panjang adalah home time atau reference time (dengan skala 24 jam). Display tanggal ada di posisi angka 3. Date display ini terhubung dengan jarum local time sehingga ketika Anda memutar jarumnya secara backward atau retrograde dan melewati 12 malam, display itu akan langsung berganti ke tanggal sebelumnya. (Trivia: snowflake hands merupakan identitas Tudor divers sejak 1969).

Tenaga jam tangan ini diproduksi oleh Manufacture Calibre MT5652 yang khusus dikembangkan sang brand untuk model Black Bay Pro. Memiliki sertifikasi COSC (Contrôle Officiel Suisse des Chronomètres), movement jam tangan ini memastikan performa yang presisi dan berketahanan. Menghasilkan 70 jam power reserve, jam ini bersifat weekend-proof yang berarti bahwa bila di Anda melepasnya di Jumat malam dan memakainya lagi di Senin pagi, Anda tak perlu meresetnya. Terkait kebutuhan reset, winding crown pada model ini hadir dengan desain baru untuk maximum grip. Untuk urusan menyelam, Black Bay Pro terbaru memiliki kemampuan waterproof hingga 200 meter.
Terdapat tiga pilihan straps untuk kreasi fixed bezel dengan satin-brushed case bermaterial stainless steel ini. Pertama adalah black jacquard straps yang ditenun di Prancis dengan alat jacquard looms dari abad ke-19. Ribbon house yang membuatnya ialah Julien Faure dengan sejarahnya merentang hingga tahun 1864. Black strap yang diciptakan para traditional craftsmen itu untuk timepiece ini hadir dengan aksen kuning di tengah. Strap hitam lainnya merupakan hybrid rubber-leather dengan folding clasp. Sementara itu, nuansa lebih formal bisa didapat dari stainless steel bracelet dengan T-fit clasp yang memungkinkan rapid adjustment hingga 8 mm.
Semua komponen kreasi Tudor dirakit dan dites di Tudor Manufacture yang berlokasi Le Locle, Swiss. Setiap jam tangan dari brand besutan Hans Wilsdorf (pendiri Rolex) pada tahun 1926 ini disertai dengan garansi 5 tahun yang bersifat transferable. Artinya bila kepemilikan jam tangan berubah dalam periode garansi, maka pemilik baru masih bisa menikmati layanan garansi tersebut.