When creativity meets technology.
Bagi Andandika Surasetja, creative director label Moral, memori akan perjalanan 10 tahun menciptakan ragam emosi. Ia membaginya menjadi 4 rasa utama yakni amarah, kebahagiaan, keraguan dan cinta kasih hingga kemudian menuangkannya dalam kreasi retrospektif sebagai perayaan 1 dekade berkarya. The Dome di Senayan Park pun dipilih untuk melengkapi narasi koleksi dengan pengalaman audio-visual semarak.
Ungkapan emosi-emosi tadi turut diwujudkan lewat sebuah kolaborasi. Moral mengajak ragam brand seperti Sebastian Gunawan, Tanah Le Sae, Hands by Jeje, Aidan and Ice, Christin Wu, ANW, Cover Me Not, Isshu, Oje Eyewear, MTW, Re-Thread, Shocks dan Tigah yang kian mempertegas visi emosional koleksi ini. Keseluruhan presentasinya bernuansa tech-savvy dengan tembakan proyektor khusus menggunakan proses Intel-Evo yang menghiasi langit-langit dome.
Di kolaborasi bersama Cover Me Not, kreasi cropped biker jacket dipadu bersama one piece swimsuit asimetris, celana palazzo low cut dan furry pump shoes diperagakan langsung oleh sang founder, Kelly Tandiono. Paduan elongated corset bersama bra dan celana ungu metalik merupakan kreasi Moral bersama Sebastian Gunawan yang menampilkan nuansa futuristik.
Aksi kilau embellishments hadir pada kreasi fuschia top coat yang merupakan kolaborasi bersama Hands by Jeje. Ada pula blazer hitam dengan kerah aksen embellishments kristal juga atasan payet silver dan outer metalik bersama Aidan and Ice. Material serupa hadir pada mini skirt yang dipadu dengan cropped leather jacket dan white shirt bernuansa rock & roll. Look tersebut merupakan lintas karya dengan Christin Wu.