Rolls-Royce Arcadia, Coachbuild Putih Terilhami Mitologi Yunani

A subtle aesthetic of white and wood.

 

Coachbuild Droptail dari Rolls-Royce telah mendapat patron baru yang kini memiliki Arcadia. Kreasi ketiga dari layanan Coachbuild itu memiliki nama yang diambil dari mitologi Yunani kuno. Arkadia adalah sebuah tempat yang disebut sebagai heaven on earth. Sang pemilik menginterpretasi fantasi tersebut ke dalam desain berestetika minimalis.

Sebagaimana pembuatan Coachbuild lain, tim Rolls-Royce melakukan riset panjang untuk menerjemahkan personalitas klien. Proses it mencakup pengamatan selera klien dalam hal mode, kuliner, dan belahan bumi favorit mereka. Beberapa wilayah itu adalah Singapura, Indonesia, Vietnam dengan keindahan alamnya dan Inggris dengan arsitektur Biomimetiknya.

Tone warna yang tenang disapukan pada mobil ini, Cat putih pada bagian luar akan tampak shimmering kala diterpa sinar oleh karena elemen aluminium dan glass particles yang menjadi campuran cat. Interior mobil ini mengangkat keindahan unsur kayu. Setelah melalui riset tentang preferensi gaya arsitektur yang disukai klien, pilihan jenis kayu yang digunakan jatuh kepada Santos Straight Grain dengan interlocking pattern nan unik.

Mempertimbangkan mobil ini akan digunakan di berbagai negara dengan iklim yang berbeda-beda, proteksi kayu menjadi perhatian penting. Untuk permukaan kayu, tim melapisnya dengan bespoke lacquer yang efektif melindunginya dalam sekali pengaplikasian. Tak sekadar melapis, tim pun melakukan uji coba ketahanan dengan menerapkan simulasi cuaca ekstrem. Hal ini dilakukan berulang-ulang selama 1.000 jam hingga terbukti ketahanannya.

Proses instalasi konstruksi-konstruksi kayu pada bagian dalam mobil ini bukan perkara mudah. Substruktur baru diciptakan tim bagi beberapa komponen agar bisa dipasang secara presisi. Tak hanya itu, perlu dipastikan pula agar komponen-komponen kayu itu tak mudah lepas. Untuk mencapainya, tim mengadopsi teknik carbon fibre layering yang digunakan pada balap Formula 1 agar dasar-dasar bagian-bagian tempat komponen kayu diaplikasikan menjadi kuat sehingga tetap kokoh dalam kondisi berkendara ekstem sekalipun.

Leather pada interior terdiri dari dua warna, yakni Bespoke White untuk main leather seturut dengan eksteriornya, dan Bespoke Tan pada contrast leather. Pada bagian fascia mobil terdapat sebuah jam dengan guilloché pattern of 119 facets pada material logam. Angka tersebut merujuk pada momen pertama kali klien melihat preview mobil ini pada tahun 2023 kala Rolls-Royce merayakan hari jadi yang ke-119.