Puzzle 10 Tampilkan Kekayaan Craftsmanship dan Playfulness dari Loewe

A key piece of Anderson’s legacy.

 

Salah satu parameter dari kesuksesan sebuah fashion house dalam ranah identitas kultural – maupun juga komersial – ialah the it-bag yang diciptakan. Bila Fendi mengambil objek dapur menjadi jinjingan stylish Baguette, sementara Dior melaju dengan Saddle-nya, then comes Loewe yang bermain-main dengan Puzzle. Applause for the former Creative Director Jonathan Anderson!

Rancangan tas pertama Anderson untuk Loewe ini muncul setelah rumah mode tersebut tak menelurkan desain tas baru sejak era 80’an. The first piece of the Puzzle appeared on the menswear Spring/Summer 2015 show. Yes, ini adalah statement item koleksi laki-laki yang kemudian disertakan pada rangkaian womenswear. Sebuah langkah khas Anderson yang mengaburkan konsepsi gender binary.

Intensi Anderson menciptakan Puzzle adalah penghormatan bagi heritage Loewe yang kaya akan craftsmanship sebagai leather goods workshops asal Spanyol sejak 1846. Setiap tas Puzzle dibuat secara handmade di Madrid. Dirakit dari 75 leather pieces, butuh 9 jam untuk membuat satu tas dan melibatkan 500 tahap. Mulai dari cutting presisi, jahit tangan, hingga painting.

Sepanjang perjalanannya selama 10 tahun, tas ini telah diinterpretasi dalam ragam ide kreatif. Merayakan satu dekadenya, Loewe mempersembahkan pop-up Loewe Puzzle 10 Collection. Sebanyak 19 re-editions ikonis dihadirkan bersama dengan sebuah desain spesial baru. Rupa-rupa teknik hadir pada tiap-tiap kreasi. Applique, embroidery, cross-stitch dan leather marquetry adalah beberapa di antaranya. Sebagiannya bermotif ala lukisan, sementara yang lain menampilkan sajak puisi.

Not surprising to see some of the creations displayed in Plaza Indonesia has been sold. Those special bags are all fascinating. Jika ditanya mana yang menjadi favorit kami, beberapa kreasi bisa kami sebutkan. Salah satunya adalah Multi-colour Re-edition dengan kombinasi merah, kuning, dan biru berpadu oranye juga ungu. Puzzle yang rilis di rangkaian Summer 2017 ini secara total mencerminkan nama dirinya; sebuah puzzle. Another fav is the one featuring poker cards coming from Spring/Summer 2018. Tas ini berbahan suede dengan tan calf leather pada handle.

Varsity Re-edition dari Fall/Winter 2018 men’s pre-collection tampil menarik dengan shoe lace yang tampak undone pada bagian ujung bawah. Menggunakan material emerald suede dan calfskin, inisial ‘L’ hadir yang mempertegas gaya varsity. Sementara itu, desain baru Puzzle khusus untuk selebrasi satu dasawarsa terinspirasi oleh women runway show Fall/Winter 2023, di mana seniman Lara Favaretto menghadirkan instalasi confetti cubes. Bernama Confetti Bag, tas bentuk cuboid yang mereferensi origami ini tampil festive dengan ribuan tiny leather dan metal sequins.

Semua edisi istimewa Puzzle 10 re-editions hadir dengan commemorative metal plaque dengan dua Loewe balloon charms, yang terbungkus dalam bespoke box beraksen gold foil Anagram. Di dalamnya juga terdapat special-edition jigsaw puzzle terinspirasi sang handbag. Kunjungi pop-up Puzzle 10 di Plaza Indonesia yang hadir hingga 6 September 2025. Di tempat yang terinspirasi Casa Loewe signature stores dengan ceramic façades-nya ini, Anda juga bisa mengksplorasi sejarah tas Puzzle dan varian-variannya melalui fitur digital pada smartphone.