Pengalaman Gastronomi Kyoto Modern di Keyaki Jakarta

A collaboration from two iconic chefs.

 

Pan Pacific Jakarta menyuguhkan pengalaman kuliner Jepang lewat restoran Keyaki. Menu-menu kombinasi modern dan tradisional di resto ini diracik oleh Executive Chef Kunihiro Moroi berkolaborasi dengan Chef Takagi Kozuo yang berhasil menghantar restorannya Kyoto Cuisine Takagi meraih bintang Michelin. Lokasi Keyaki Jakarta di lantai 90 dengan city-view yang cantik menjadikannya sebagai restoran tertinggi di Jakarta.

The Editors Club berkesempatan untuk menikmati suguhan menu seafood yang dipilihkan oleh kedua master chef tersebut. Ketika memasuki restoran, nuansa marble berwarna abu-abu sebagai lantai dan dinding dipadu dengan sentuhan kayu presisi mengesankan nuansa minimalis. Meja dan kursinya dipilih dalam warna lebih gelap dengan desain modern dan terdapat area khusus teppanyaki juga private room di restoran ini.

Ada kesamaan antara Chef Kunihiro dan Takagi, yakni berasal dari Kyoto, the ancient Japan. Oleh karenanya, perpaduan warisan resep khas Kyoto di Keyaki tersaji secara cermat. Set menu dibuka dengan suguhan crispy tofu with edamame nan gurih. Kemudian disajikan Monaka Salmon Marinated dan Salmon Belly Carpaccio yang fresh disajikan pas bersama Jacqueline Le Grand Noir sebagai koleksi liqour di Keyaki.

Sajian sushi rolls hadir dalam nuansa pedas lewat spicy salmon. Ada pula Unagi truffle yang fatty namun rich, begitu cocok dijadikan sebagai comfort food. Menariknya dari penuturan Chef Kunihiro, Keyaki menyajikan ingredients yang 80% diimpor dari Jepang namun wasabi-nya dipanen dari tanah Indonesia. Menu dilanjutkan ke Dashi Jelly Vinegar Seafood yang merupakan perpaduan tekstur antara kaldu umami, seafood dan fresh vegetables

Sentuhan modern dari resep kolaborasi kedua chef ini adalah menyajikan oyster bersama spicy mayonnaise. “Di Jepang, Kita tidak mengonsumsi seafood dengan mayonnaise. Tetapi, untuk memodernisasi resepnya maka kita lakukan,” tutur Chef Takagi Kozuo. Di menu Japanese Grilled Oyster, perpaduan segarnya oyster dan mayonnaise dibalut dalam cita rasa cukup pedas yang mewakili lidah Indonesia.

Ditutup dengan sajian Warabi Mochi, tepung beras yang menjadi bahan utamanya diproses hingga 60 menit ketika ditumbuk manual. Disajikan bersama red bean paste dan gula cair, teksturnya begitu lembut dan lumer ketika disantap.