Pemaknaan Kebaruan dalam Valentino Haute Couture Fall/Winter 2022

A dialogue with the beginning.

 

Koleksi haute couture terbaru Valentino bertajuk “The Beginning” merayakan mimpi, kerja keras, cerita, dan kreativitas sang rumah mode sejak berdiri 60 tahun lalu. Selebrasi itu dituangkan dalam rangkaian look yang extravagant, romantis dan berbalut sisi humanis.

Message yang ingin disampaikan kali ini lewat judul tersebut adalah bahwa segala sesuatu yang tercipta merupakan sesuatu yang baru, terlepas apakah itu datang dari brand lama, dikerjakan oleh orang yang sama di tempat yang sama, ataupun dengan alat dan material yang sama. Yang digarisbawahi adalah kebaruan dalam hal ide. Dalam kerangka pikir inilah, Pierpaolo Piccioli “berdialog” dengan kisah awal Valentino; dengan serangkaian momen lampau, tema, warna, bahan, garis, dan sebagainya. Substansi ide mengenai beauty yang dipegang rumah mode sejak berdiri tetap dihadirkan, yakni bahwa kecantikan tak punya formula baku, melainkan sebuah harmoni akan ragam unsur .

Membuka urutan look adalah palet khas rosso Valentino (Valentino red) dalam rupa mini dress bunga mawar. Bentuk tersebut juga seakan menjadi rujukan format di keseluruhan koleksi yang berwujud aksentuasi detail maupun craftsmanship. Nuansa romance terealisasi tak melulu dalam rupa bunga. Piccioli menghadirkan tekstur dalam rupa ruffle asimetris pada kreasi atasan sifon putih yang dipadu bersama ikat pinggang pita dan rok midi pink vibran. Versi girly dari look ini ada pada padu padan ruffle top warna nude bersama balloon mini skirt, aksen pita palet neon dan sepatu beraksentuasi bentuk mawar juga feathers.

Kreasi menswear juga mendapat porsi romance yang cukup. Contohnya adalah aksen rose brooch tabrak warna yang menghiasi kreasi pink trench hingga mantel bernuansa sleek. Dalam padu padan color-blocking, menswear look juga tampil dalam kreasi celana bermaterial glitter yang berkilau. Menutup show, model senior Kristen McMenamy memeragakan padu padan bodysuit putih dan see-through cape dress aksen feathers menyeret lantai nan feminin, bersama kreasi headpiece bulu warna senada yang grande.