A drop of freshness.
Bulgari Man begitu terinspirasi oleh alam. Elemen-elemen natural mengilhami kreasi-kreasi wewangiannya. Bulgari Man In Black berangkat dari api yang membara. Kekayuan mewujud pada Bulgari Man Wood Essence. Ide kekuatan udara tersalurkan lewat Bulgari Man Glacial Essence. Sementara Bumi diwakili oleh Bvlgari Man Terrae Essence. Kini brand asal Italia itu mengangkat air sebagai tema utama parfumnya.
Di balik lahirnya Bulgari Man Rain Essence ialah hujan; tentang bagaimana setelah tetesan terakhirnya, dunia menjadi berbeda. Hujan pun bersifat sentimental dan pertanda sebuah lembaran yang baru. Ini juga merupakan gambaran dari sosok laki-laki yang direpresentasikan oleh parfum Rain Essence. Mereka adalah sosok maskulin yang menyambut sisi afektif sebagai bagian dari perjalanan dan pengambilan keputusan. Konsep ini dituangkan oleh Master Perfumer Alberto Morilas dalam fragrance tersebut.
Fresh woddy musk menjadi aroma signature dari produk ini. Kesegaran tersebut diperkaya dengan green tea dan orange essence. Sentuhan floral didapat dari white lotus accord. Rujukan pada hujan tak hanya terdapat pada sensasi keharuman parfum ini. Botol kaca transparan dari parfum ini mengingatkan kepada tetesan air. Persona yang dipilih Bulgari untuk merepresentasikan wewangian ini adalah Lorenzo Viotti, Chief Conductor of Dutch National Opera.
Bulgari Man Rain Essence tersedia di Sogo, Metro, Galeries Lafayette, Sephora, dan Zalora.