Expressing luck and prosperity through horology.
Menyambut tahun Naga Kayu yang akan dimulai pada tanggal 10 Februari 2024, Chopard merilis jam tangan L.U.C XP Urushi Year of the Dragon yang mempertemukan kerajinan emas dengan seni lacquer. Kehadiran jam tangan ini juga merupakan sebuah milestone untuk seri L.U.C XP Urushi yang telah memenuhi satu siklus zodiak Cina sejak perilisan pertamanya pada 12 tahun lalu di tahun Ular Air.
Sang naga dikenal sebagai lambang kekuatan, energi, dan vitalitas. Kualitas-kualitas tersebut juga terpancar pada sosok Naga Kayu yang melindungi alam dan lingkungan – sebuah identitas yang seirama dengan apresiasi Chopard terhadap keindahan dan kekayaan bumi. Bersama dengan master lacquerer Jepang, sang Maison mengkreasikan sebuah dial hitam elegan dengan naga sebagai karakter utamanya. Ia terbang di atas langit dengan anggun, menunjukkan kekuasaannya di semesta. Untuk mengekspresikan perasaan tersebut, warna statement merah dan kuning digunakan pada lukisan lacquer-nya.
88 dial indah dari L.U.C XP Urushi Year of the Dragon diproduksi di perusahaan Yamada Heiando oleh master artist Minori Koizumi. Masing-masingnya dikreasikan dengan teknik tradisional Maki-e lacquer, sebuah teknik turun-temurun yang telah disempurnakan dari generasi ke generasi. Setiap dial-nya membutuhkan waktu pengerjaan 20 jam, dan gold flakes disematkan pada setiap lapisan lacquer dari getah toxicodendron vernicifluum tersebut. This step puts a spotlight on the dragon from its background.
Dial lacquer L.U.C XP Urushi Year of the Dragon berdiri di atas extra-thin case yang terbuat dari ethical rose gold 18 karat. It’s comfortable on the wrist whilst exuding a feeling of understated elegance. Penggeraknya adalah in-house L.U.C 96.17-L self-winding movement, sebuah calibre dengan ketipisan indah dan performa prima, yakni power reserve untuk 65 jam. Off the wrist, it remains on time and accurate for more than two and a half days.