Memori “Rich Girl” Jiwai Lanvin Autumn/Winter 2021

Bringing back the 2000’s spirit.

 

Di keadaan dunia yang sekarang, unapologetic glamour bisa menjadi sesuatu yang hampir kontroversial. “It feels radical,” ujar Bruno Sialelli kepada Vogue. “Going into a fabulous hotel and dressing up and having a party with friends was something so normal not long ago. Now, you feel challenged by it,” sambungnya. Adegan itulah yang tergambarkan dalam film Lanvin terbaru untuk koleksi Autumn/Winter 2021.

Presentasi mode itu dibuat layaknya video musik “Rich Girl” dari Gwen Stefani, lengkap dengan cameo dari rapper Eve sendiri. Pada video itu tampak sekelompok anak muda membawa hasil shopping spree Lanvin mereka di Hotel Shangri-La di Paris, bermain dengan busana-busana, dan mengadakan sebuah pesta meriah. 

Untuk para millennial seperti Sialelli, yang lulus kuliah pada masa krisis finansial, sebuah visi glamor seperti itu begitu terkait dengan kondisi tahun 2000’an awal, di mana Stefani dan para remaja bermimpi untuk memiliki “all the money in the world” sebagaimana lirik dari lagu Rich Girl tersebut. Sialelli tumbuh besar di Prancis Selatan dengan MTV sebagai jendela dari dunianya. “My understanding of fashion was very linked to singers and actors I had been watching…Now, in my 30s, I’m fascinated with that period of my life, because whatever you’ve been fed as kid will follow you for the rest of your life. This collection is very personal to me,” ucapnya.

Koleksi ini terasa memiliki feel Lanvin karya Alber Elbaz di tahun 2004, yang juga merupakan tahun dimana Stefani merilis Rich Girl. Glamor, seksi, dan dengan keeleganan modern dengan aspek-aspek style statement pada masanya: print macan, warna batu permata, boots tinggi, cocktail dress, elemen-elemen lingerie, serta siluet tuksedo. “Honestly, I didn’t look at his collection. It’s just an emotion…I remember the vibe of that moment,” jelas Sialelli.