Rococo but make it modernly seductive.
Ian Griffiths, Creative Director Max Mara, merangkai persepsi unik akan perpaduan Madame de Pompadour dari era Rococo, dengan sensibiliras kontemporer. Editor-in-Chief The Editors Club berkesempatan menyaksikan langsung show koleksi Max Mara di Milan Fashion Week. To her surprise, this was a departure from the timeless Max Mara the world had long admired. Was this, in fact, still Max Mara?
Presentasi koleksi dibuka dengan puffy short-sleeve trench dress bersiluet fit-body, yang dipertegas oleh aksen black belt. Look ini mewakili attitude Max Mara woman yang digariskan Ian di keseluruhan koleksi. Permainan tailoring menjadi highlight koleksi, namun kini hadir dengan infused seductiveness.
Kreasi vest dieksplorasi dalam bentuk halter neck, blazer dipertegas aksen harness, sementara hem jaket dipotong menjadi model cropped dan dipadu dengan pencil trousers yang siluetnya memeluk tubuh. Sebagaimana ikat pinggang hitam, harness-like straps pada koleksi ini turut menghadirkan nuansa seduktif yang unexpected. Elemen serupa turut muncul pada heels sandals hingga aksen crop blazer, yang memperkuat narasi gaya sang direktur kreatif.
Sementara itu, Nuansa relaks ala musim panas muncul melalui perpaduan jacket dan shorts, maupun bermuda trousers. Kesan lain hadir lewat material ribbed knits bergaya santai. Crop top hingga long-sleeve dipadu high-waisted skirt. Oversized sweater turut disuguhkan, kini dengan kerah tinggi dan siluet ruffle. Pada beberapa look, trouser dipotong low-rise, mengingatkan pada spirit dekade 80-an.
Fantasi menjadi elemen yang tak terpisahkan dari imajinasi sang Creative Director. Romantisme diwujudkan melalui motif petals yang dirangkai dalam paduan blazer, skirt, hingga trench coat. Motif serupa, yang dihadirkan lewat material tulle nan intricate, menghiasi sleeve dari off-shoulder top, trench dress, dan mini skirt. Sensasi dramatik tercapai lewat rangkaian tulle cape yang tampil seksi, dipadukan dengan two-piece swimsuit maupun maxi skirt berpalet hitam pada closing look.