LVMH Watch Week 2021: Eksplorasi Material Hublot

In the name of the art of fusion.

 

Sukses dengan LVMH Watch Week pertama di Dubai pada awal tahun lalu, perhelatan ke dua kembali diselenggarakan namun dalam format virtual di akhir Januari lalu. Memenuhi undangan untuk turut mengikuti acara tersebut, The Editors Club menjadi satu dari sebagian media terpilih di 15 negara yang diperkenalkan kepada timepieces terbaru dari 3 maison ternama sang luxury group. salah satunya adalah Hublot. Pada kesempatan tersebut, Hublot kembali menunjukkan the Art of Fusion in watchmaking yang begitu kental dalam DNA mereka. Their slogan “First, Unique, and Different” has resonated well through the showcased creations.

The Tourbillon, The Gold, The Ceramic
Pada jam tangan Spirit of Big Bang Tourbillon 5-day Power Reserve Carbon White, Hublot bermain dengan kontras warna hitam dan putih. Case 42-mm, caseback, dan bezel-nya dirangkai dari carbon fibre dengan white composite inclusions yang disusun oleh glass microfibers berupa non-woven fabric (NWF). A fine statement to their dedication to the Art of Fusion. Tetap membawa ciri khas jam tangan Big Bang seperti 6 H-shaped titanium screws dan konstruksi “sandwich” case, kreasi ini digerakkan dengan HUB6020 manufacture movement yang dapat terlihat dari dial dan sapphire case back-nya. Tersedia hanya dalam 100 pieces, jam tangan ini juga dilengkapi skeleton tourbillon serta sistem “One-click” untuk strapnya.

The new exclusive case in gold houses a powerful MP-11 manufacture movement. Big Bang MP-11 14-day Power Reserve Magic Gold bermaterialkan  scratch-resistant 18-carat gold dari campuran emas murni dan boron carbide. Case emas tersebut tampil kontras dengan 6 H-shaped black-coated titanium screws serta rubber strap berwarna hitam (pengingat bahwa Hublot melakukan terobosan pada tahun 1980 dengan menggabungkan gold case dan rubber strap). Jam tangan ini bergerak dengan calibre HUB9011 manual-winding skeletonised movement yang memiliki 7 in-line barrels. Selain versi Magic Gold, Big Bang MP-11 terbaru juga tersedia dalam varian Blue Sapphire. Masing-masing hanya akan tersedia sebanyak 50 pieces.

Keramik yang kuat namun ringan adalah salah satu signature material Hublot. Pada kreasi Big Bang Integral Ceramic, material tersebut menjadi bahan pembuat bagian case, bezel, caseback, dan bracelet. Hadir dalam pilihan warna white, navy blue, dan grey, material utama jam tangan ini bersifat scratch-resistance, durable, dan hypoallergenic (thanks to its low thermal conductivity). Bezel lugs-nya yang terbuat dari komposit, dan tambahan karet pada crown dan pushers-nya memberi kenyamanan ekstra untuk si pemakai. Timepieces berukuran 42-mm ini digerakkan dengan Unico HUB 1280, inkarnasi V2 dari Unico proprietary manufacture movement sebelumnya, yakni Unico HUB 1242.

Selain ketiga model yang telah disebut, Hublot juga memperkenalkan 4 seri lain pada LVMH Watch Week 2021. Big Bang One Click 23mm yang terdiri dari varian stainless steel dan King Gold menghadirkan 14 warna strap yang interchangeable. Big Bang Tourbillon Automatic Orange Sapphire menjadi yang pertama di dunia untuk menggunakan through-tinted sapphire dalam warna oranye. Terbatas hanya sebanyak 50 pieces, Jam tangan ini hadir dengan self-winding tourbillon calibre yang 3 bridges-nya terbuat dari sapphire. Classic Fusion Orlinski 40mm adalah hasil kolaborasi Hublot dan seniman Richard Orlinski. Tersedia dalam pilihan palet hitam dan biru, jam tangan berlekuk origami ini terbuat dari keramik (terkecuali strap dan crown). Spirit of Big Bang Ceramic Beige are for the ladies who are seeking both elegance and innovation in one watch. Jam tangan dengan sunray dial ini tampil opulent berhias 50 berlian.

A Collaboration with Murakami
Bersamaan dengan berlangsungnya LVMH Watch Week 2021, Hublot juga menggelar peluncuran sebuah timepiece spesial. Classic Fusion Murakami All Black merupakan kreasi unik yang diciptakan bersama dengan rockstar seni kontemporer Takashi Murakami. Ini adalah pertama kalinya sang Maison berkolaborasi dengan seorang seniman Jepang. Kekhasan kreasi ini terletak pada kehadiran emblem smiling flower khas Murakami.

Karya-karya Murakami kerap menjembatani tradisi dan teknologi. Untuk jam tangan edisi terbatas ini, prinsip yang sama digunakan. Ikon smiling flower hadir di dalam dan di atas jam tangannya yang dimungkinkan berkat sebuah ball-bearing system hasil pengembangan tim Hublot. Bagian ‘wajah’ dari bunganya diselipkan ke sebuah sapphire glass dan menghasilkan efek 3 dimensi unik yang semakin ditegaskan dengan taburan berlian hitam (456 untuk bagian kelopak dan 107 untuk bagian wajahnya). The ‘All Black’ color scheme itself is a common artistic signature for both Murakami and Hublot. 

Jejak-jejak pertama dari kolaborasi ini datang di tahun 2019, ketika seorang teman di Hong Kong memberikan pesan kepada Murakami bahwa Hublot ingin berkolaborasi dengannya. Pada awal tahun 2020, Murakami berkunjung ke pabrik Hublot di Swiss dan memulai kolaborasi ini. “People think of the smiling flower when they think of Takashi Murakami, so it was an obvious choice.” ucap Murakami mengenai desain jam tangan tersebut.