Louis Vuitton Cruise 2026, Peleburan Regalia Medieval dan Disko Retro

Historical but make it glamorous.

 

Bila biasanya nuansa sci-fi futuristik menjadi karakter kental dari koleksi-koleksi Nicolas Ghesquière, show Louis Vuitton Cruise 2026 menampilkan wajah berbeda. Ghesquière memilih untuk jauh melangkah ke masa lalu. Venue acara menjadi petunjuk estetika rancangan-rancangannya. Palais des Papes di Avignon, Prancis, merupakan gedung Medieval Gothic di mana kegiatan-kegiatan seni diselenggarakan secara reguler sejak 1947.

Regalia era silam bertemu dengan spirit performa artistik menjiwai koleksi Cruise ini. Nuansa Medieval termanifestasi pada berbagai elemen busana. Mulai dari kerah hingga lengan. Akan tetapi, interpretasi akan sisi historis tersebut tak dibiarkannya “mentah”. Ia mengolah sapuan kesejarahan dalam satu perspektif yang lebih glamor; penuh warna dan motif. Racikan sang creative director turut menyertakan referensi budaya modern seperti disko retro yang sarat kilau.

This is what’s cool about Ghesquière: he’s not into trends, he stays true to his own world. Di saat berbagai heritage houses berupaya keras untuk berbicara kepada audiens dalam bahasa Gen Z dan TikTok, LV ala Ghesquière punya semantiknya sendiri. Koleksi Cruise ini pun menjadi testimoni akan kepiawaiannya untuk mengambil langkah berbeda namun berhasil mengekspresikan identitas desain yang solid.