Louis Vuitton Cruise 2025, Gaya Berlibur Berbalut Desain Arsitektural

A parallel of Gaudí and Ghesquière.

 

Park Güell karya Antoni Gaudí menjadi pilihan tepat bagi lokasi show koleksi Louis Vuitton Cruise 2025. Kini difungsikan sebagai public garden, area di Barcelona yang telah ditetapkan sebagai Unesco World Heritage site tersebut meresonansi gaya desain Nicolas Ghesquière yang arsitektural. Kesamaan lainnya adalah bahwa baik Gaudí maupun Ghesquière mengeksplorasi garis dan bangun bagi karya-karyanya dalam semangat eksplorasi yang bebas. Sang arsitek dan sang desainer bermain dengan kekayaan struktur dan melawan “norma” lazim pada bidangnya masing-masing.

Creative Director Louis Vuitton itu menghempaskan expected designs dari sebuah koleksi cruise yang umumya bernuansa laidback dengan warna-warni cerah ceria. Rounded shoulder dipertemukan dengan siluet kepompong dengan macam-macam bentuk kerah. Sebuah little black dress beraksen belt tampil teatrikal dengan lubang leher dan lengan yang berukuran ekstra. This is not a typical resort collection. Sosok yang menjadi target Ghesquière adalah perempuan-perempuan yang bold dan percaya diri untuk menyatakan fashion statement tersendiri.

Turut membedakan koleksi ini dari cruise collection umumnya adalah pemilihan material dan warna yang membuatnya tampak lebih sculptural. Warna-warna netral baik terang dan redup terlihat pada bahan-bahan dengan karakter lebih tegas. Dalam merancang koleksi, Spanish spirit tak ditinggalkan oleh Ghesquière. Salah satunya tertuang pada penggunaan sombrero cordobés atau wide-brimmed hat yang sekaligus membawa fierce attitude pada koleksinya. Sisi Spanyol yang lebih sensual tampak pada gaun dari sheer fabric motif polka dot. Sementara festivity ala negeri itu terwakili oleh aksen-aksen sulur serta rumbai.