Into the imaginary world of Brontë Sisters.
Untuk Fall/Winter 2025, Max Mara menghadirkan sosok “Untamed Heroine” dari dunia Brontë bersaudara. Mereka tegas, percaya diri, dan elegan. Memegang kuat prinsip-prinsip, bersaudara ini mencari kebebasan dan mengejar panggilan hatinya secara dramatis. Suasana hati mereka yang romantis menuntut gaya yang sama romantisnya, and that was exactly the mood presented in the collection’s pieces.
Klasik bertemu neo-gothic-chic, kreasi-kreasi musim ini mengekspresikan ketenangan Jane Eyre dan gairah liar Catherine Earnshaw – dua heroine dari novel-novel Brontë bersaudara. Mereka berlari di padang rumput Yorkshire dalam smart-tailored suit, atau lorong-lorong countryside mansion dalam mantel redingote yang bersiluet hampir seperti full skirt. Gaya-gaya lama mendapatkan reinterpretasi modern, seperti celana dengan lipatan lembut dan lutut dan pinggang lebar yang celana britches, atau rompi bagaikan gilet bergaya pedesaan.
Di dunia Wuthering Heights ini, mantel-mantel menjadi karakter utama yang mengambil berbagai bentuk, seperti greatcoats bergaya militer, frock coat ala bangsawan Inggris, parkas-de-luxe dengan rancangan utilitarian, clutch-coat yang memeluk tubuh, dan robes-de-chambre yang diubah dari jubah rumah menjadi jubah bertualang. Seperti sebuah lukisan yang dikreasikan dengan teknik chiaroscuro, palet dari koleksi ini memancarkan warna-warna alam bebas di karya Brontë seperti berry red, hijau gelap, cokelat tua, dan rona Cascia yang hanya dimiliki Max Mara. Tenunan tweed, sweater dengan bodice era Victoria, dan gaun beludru hitam menjelma sebagai wardrobe sang heroine.