‘Land Girls’ Era Kontemporer di Max Mara Spring/Summer 2024

An army of women. 

 

It felt so excited to touch down upon Milan for this fashion week season, and our first show to attend was Max Mara Spring/Summer 2024, the one we’re always enthusiastic with. Pagi itu kota Milan sangat sibuk dengan segala aktivitas pekan mode dan Editor-in-Chief kami, Hessy Aurelia, yang di-dressed-up oleh tim Max Mara dengan coat dan sweater hampir saja terlambat oleh karena beberapa obstacles kecil. However, it seemed the universe worked in our favour, as the show began right after she sat down.

Dalam dua patah kata, koleksi Spring/Summer 2024 dari Max Mara mengusung konsep utilitarian glamour. Kreasi-kreasinya elegan dengan elemen outdoor dan praktikal. Inspirasi Ian Griffiths untuk musim ini adalah land girls di tahun 1940-an. Ketika laki-laki di masa itu berangkat untuk berperang, para perempuan mengisi peran mereka sebagai pekerja di pabrik dan sawah, bahkan sebagai perawat di medan perang. In a way, this also signified how women started entering the workforce in the coming years. 

Land girls yang juga dikenal dengan istilah Women’s Land Army tak hanya diapresiasi sebagai support system para pejuang di arena pertempuran. Mereka juga populer akan kreativitasnya, termasuk dalam hal sastra  Vita Sackville-West, seorang penyair sekaligus perancang taman, menjadi sumber ilham lain dari pengembangan koleksi  Max Mara ini. “She brings a touch of dark-edged sardonic eccentricity to the Max Mara moodboard.” ujar Griffiths.

Inspirasi-inspirasi tersebut diadaptasi ke dalam sensibilitas modern dalam eksplorasi desain nuansa uniform. Koleksi ini diisi oleh trench coat bersiluet besar, setelan kemeja dan rok selutut, atau siren suit yang langsung menjadi easy chic look. Yang berkesan lebih santai hadir backless dresses untuk siang hari atau triple layered chiffon gowns untuk malam hari. Of course, there are pockets galore, because who doesn’t need more pockets?