Kontras Estetika Nusantara dan Art Nouveau di Rancangan Biyan

Strong emotions within explorative techniques.

 

Introspeksi diri mampu mewujudkan evocative power. Bagi Biyan Wanaatmadja, aktivitas itu ia implementasikan ketika merefleksikan arah direksi kreativitasnya. Hasilnya adalah ragam kontras antara tekstur, warna, dan siluet yang membisikkan kesan emosional pada koleksi bertajuk “A Chromatic Reverie“. Sebanyak 115 looks bernuansa dreamy dipresentasikan berlatar set design bola daun gigantic yang megah menggantung di ballroom Intercontinental Pondok Indah Jakarta.

Biyan menarik inspirasi dari pesona aliran seni Art Nouveau. Aplikasi emblem motif natural seperti bunga berukuran besar menghiasi oversized taffeta shirt yang dipadu celana bermaterial lame dengan motif senada. Look tersebut merupakan pembuka yang menjadi ciri awal narasi koleksinya. Merepresentasikan figur perempuan Biyan masa kini, aktris peraih piala Citra, Laura Basuki, berlenggok dengan paduan sheer shirt berdekorasi appliqué dan berlapis blus warna emas, yang dipadu dengan skirt aksen crafty.

Eksplorasi nuansa kontras mewujud pada aplikasi warna purple yang spesifik. Di zaman dahulu kala, warna ini terasosiasi dengan privilege keluarga kerajaan. Di Indonesia sendiri, ia muncul pada warisan sejarah kerajaan Galuh—bagian dari kerajaan Tarumanegara yang kemudian diinterpretasikan ulang menjadi kreasi appliqué motif bunga pada kreasi cape, tactical cargo short, oversized silky blazer, maupun maxi dress lengan pendek yang silky.

Biyan meramu fusion dua budaya, di mana ia menampilkan garmen hasil teknik shibori khas Jepang yang menciptakan ombré colours pada kreasi top coat dan celana bernuansa ringan. Ada pula olahan kreasi sarung khas Indonesia yang ditampilkan ulang dengan motif stripes menjadi pencil skirt arsitektural, maupun rok lilit, dan beskap dalam versi sleeveless maupun oversized berdetail kancing motif bunga emas nan mewah.

Tak hanya busana perempuan, ragam kreasi menswear turut berpartisipasi seperti paduan tunik shirt dan short bernuansa rileks, kemeja dengan emblem motif pita multiwarna, hingga kemeja dan coat bermotif bunga. Kesan glam hadir pada kreasi maxi dress lengan pendek dan juga top coat berhiaskan beads dan sequins multiwarna membentuk motif bunga pada closing looks. Presentasi koleksi ditutup dramatis dengan para model mengelilingi set decor bertaburkan sprinkles yang semarak.